Menjelang akhir pekan penyelenggaraan balapan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat, sebuah sengketa hukum tingkat tinggi mendadak mencuat di kancah balap jet darat paling bergengsi di dunia. Perselisihan ini melibatkan dua perusahaan penyuplai teknologi penting yang berada di balik layar regulasi ketat olahraga otomotif internasional, menciptakan tensi tersendiri di luar lintasan balap.

Mantan penyuplai alat pengukur aliran bahan bakar resmi F1, Sentronics Holdings LTD, secara resmi telah melayangkan gugatan hukum federal di Amerika Serikat terhadap perusahaan penggantinya, Allengra GmbH. Perusahaan asal Inggris tersebut menuduh bahwa sensor-sensor pengukur aliran bahan bakar yang saat ini dipasang pada setiap mobil peserta ajang balap mobil roda terbuka ini telah melanggar hak paten eksklusif milik mereka.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang didaftarkan pada 16 Oktober di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Barat Texas, perkara ini berakar dari pergantian kontrak suplai resmi. Sentronics sebelumnya memegang status sebagai pemasok eksklusif untuk FIA dari rentang tahun 2018 hingga 2025, sebelum akhirnya Allengra sukses memenangkan tender kontrak baru untuk periode 2026 hingga 2030 mendatang.

- Advertisement -
Advertisement

Inti dari gugatan hukum ini berkaitan erat dengan Paten Amerika Serikat Nomor 11,391.609. Paten tersebut diajukan permohonannya pada April 2017 dan secara resmi disetujui pada Juli 2022, yang mengatur tentang metode serta alat pengukur aliran terkait untuk mengukur tingkat konsumsi bahan bakar secara akurat pada kendaraan bermotor.

Dalam regulasi balap modern, badan pengatur olahraga otomotif dunia secara ketat mengukur aliran bahan bakar guna membatasi tenaga mesin serta memastikan seluruh tim peserta membakar energi dalam batas maksimal legal yang sama. Pengawasan krusial ini dimonitor langsung menggunakan sebuah sensor khusus yang wajib dipasang pada setiap unit mobil balap.

Baca Juga GP Singapura 2026: Max Verstappen Rebut Pole Ke-50 di Marina Bay

Dalam dokumen gugatan resminya yang dikutip dari berbagai sumber, pihak penggugat menyatakan bahwa pengujian laboratorium internal telah mengkonfirmasi dugaan pelanggaran. Sentronics mengklaim bahwa perangkat buatan penerusnya menggunakan metodologi yang sama dan telah dipatenkan, sehingga menuntut ganti rugi serta putusan hukum tegas.

"Sentronics Holdings Limited mengajukan pengaduan ini atas pelanggaran Paten Amerika Serikat No. 11,391.609 yang melanggar ketentuan hukum federal, oleh Allengra GmbH melalui pembuatan, penggunaan, penjualan, penawaran penjualan, atau pengimporan perangkat pengukuran aliran bahan bakar ultrasonik ke Amerika Serikat," tulis dokumen gugatan tersebut.

Gugatan tersebut juga mempermasalahkan keterlibatan pihak-pihak lain termasuk tim-tim balap dan badan pengelola yang menggunakan perangkat tersebut di berbagai seri balapan di Amerika Serikat, termasuk di Austin, Miami, hingga Las Vegas. Pihak penggugat menegaskan bahwa tergugat telah mengetahui keberadaan paten tersebut sejak pemberitahuan resmi dilayangkan.