Persaingan di ajang Formula 1 tidak hanya terjadi di atas lintasan balap, namun kini telah merambah hingga ke ranah hukum federal Amerika Serikat. Sentronics Holdings Ltd, perusahaan asal Inggris yang sebelumnya bertindak sebagai pemasok resmi pengukur aliran bahan bakar atau fuel flow meter untuk Federation Internationale de l'Automobile (FIA) hingga musim 2025, secara resmi melayangkan gugatan hukum terhadap penerusnya, yaitu pabrikan asal Jerman, Allengra GmbH.

Gugatan tersebut didaftarkan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Barat Texas tepat menjelang akhir pekan penyelenggaraan Grand Prix Amerika Serikat. Berdasarkan dokumen pengadilan yang beredar luas, Sentronics menuduh bahwa sensor-sensor aliran bahan bakar yang saat ini dipasang pada setiap mobil peserta kejuaraan dunia Formula 1 telah melanggar hak paten teknologi milik mereka yang dilindungi secara hukum di Amerika Serikat.

Perangkat pengukur aliran bahan bakar memegang peran krusial dalam regulasi teknis kejuaraan balap mobil roda terbuka paling bergengsi di dunia ini. Alat tersebut berfungsi untuk mengukur secara presisi jumlah bahan bakar yang mengalir ke setiap mesin pembakaran internal, yang memungkinkan FIA mengawasi kepatuhan terhadap batas aliran yang telah ditetapkan dalam regulasi teknis. Pengawasan ini sangat vital karena fluktuasi pada pasokan bahan bakar berbanding lurus dengan perubahan tenaga yang dihasilkan oleh unit daya kendaraan.

- Advertisement -
Advertisement

Berdasarkan materi gugatan yang diajukan ke meja hijau, Sentronics tercatat sebagai pemasok eksklusif FIA selama periode 2018 hingga 2025. Namun, peta kekuatan berubah ketika Allengra memenangkan tender kontrak lanjutan untuk periode 2026 hingga 2030 yang diumumkan pada November 2024. Perselisihan antara kedua entitas teknologi ini berpusat pada paten Amerika Serikat nomor 11,391,609 milik Sentronics yang diterbitkan pada Juli 2022, yang mengatur metode dan instrumen pengukur aliran fluida menggunakan gelombang ultrasonik.

Baca Juga Verstappen Kesal Insiden Hamilton di F1 Madrid: Mickey Mouse Racing

Dalam dokumen hukum tersebut, Sentronics mengklaim bahwa pengujian laboratorium internal yang mereka lakukan pada akhir tahun 2024 telah mengonfirmasi adanya pelanggaran hak paten. Perusahaan asal Inggris itu juga menuding bahwa Allengra secara sengaja mendorong pihak penyelenggara kejuaraan serta tim-tim peserta untuk tetap menggunakan perangkat sensor tersebut di wilayah Amerika Serikat, termasuk pada rangkaian seri balapan di Austin, Miami, dan Las Vegas. Pihak penggugat menuntut pengadilan untuk menjatuhkan putusan permanen yang melarang Allengra memproduksi, memasok, atau menjual perangkat sensor tersebut di AS, sekaligus menuntut ganti rugi atas hilangnya potensi keuntungan serta royalti.

Formula 1 Car Garage
Suasana paddock tim Formula 1 di sela-sela akhir pekan balapan grand prix.