Formula 1, Nusantara Media – Max Verstappen akan memulai Formula 1 Grand Prix Australia 2026 dari posisi terakhir di grid setelah mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Insiden tersebut membuat prinsipal tim Red Bull Racing, Laurent Mekies, menyatakan kekhawatiran terhadap penyebab teknis yang memicu kecelakaan.
Verstappen kehilangan kendali mobil RB22 saat memulai lap cepat pertamanya di Q1 ketika rem belakang mobilnya terkunci saat memasuki tikungan pertama. Mobil kemudian meluncur melewati area gravel sebelum menghantam pembatas lintasan, yang membuat juara dunia empat kali tersebut gagal mencatat waktu kompetitif dan harus memulai balapan dari posisi ke-20.
Mekies menegaskan bahwa prioritas utama tim adalah memastikan kondisi Verstappen baik-baik saja sebelum menganalisis penyebab insiden tersebut secara menyeluruh.
“Apa yang terjadi pada Max jelas sangat disayangkan, dan yang paling penting adalah dia baik-baik saja. Saat ini kami masih mencoba memahami sepenuhnya apa yang terjadi. Kehilangan grip yang ia alami terlihat sangat brutal dan tidak biasa. Kami perlu memeriksa data secara lebih mendalam dan menganalisis semuanya dengan hati-hati,” ujar Mekies.
Insiden tersebut juga memperburuk situasi Verstappen yang sebelumnya telah menyuarakan ketidakpuasan terhadap karakteristik mobil generasi baru Formula 1 yang dinilai menuntut manajemen energi dan pengendalian yang lebih kompleks.
Di sisi lain, hasil positif justru diraih rekan setimnya Isack Hadjar yang tampil impresif pada debut kualifikasinya bersama Red Bull Racing. Pembalap muda tersebut berhasil mengamankan posisi start ketiga, di belakang dua mobil Mercedes yang dipimpin oleh George Russell.
Mekies menyebut pencapaian Hadjar sebagai hasil dari kerja keras tim selama beberapa musim terakhir, termasuk pengembangan unit daya oleh Red Bull Powertrains.
“Kami semua tahu betapa kompetitifnya olahraga ini. Kualifikasi P3 hari ini merupakan penghargaan besar atas kerja keras yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir, baik pada sisi unit daya maupun pengembangan sasis untuk menghadapi regulasi baru,” kata Mekies.
Ia juga menyoroti dedikasi Hadjar selama masa persiapan musim dingin yang akhirnya terbayar dengan hasil kuat pada kualifikasi pembuka musim.
“Ini hari yang fantastis bagi Isack. Start dari posisi ketiga adalah momen besar baginya. Ia bekerja sangat keras sepanjang musim dingin dan melihat usaha itu terbayar dengan hasil seperti ini sangat spesial, bukan hanya untuk dirinya tetapi juga untuk seluruh tim,” tambah Mekies.
Dengan Verstappen harus memulai balapan dari barisan belakang grid dan Hadjar berada di barisan depan, Red Bull Racing menghadapi tantangan strategi yang berbeda pada balapan pembuka musim Formula 1 2026 di Melbourne.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!