Lingga, Nusantara Media – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat Desa Kuala Raya kembali melaksanakan tradisi tahunan gotong royong membersihkan area pemakaman umum. Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan dan kesucian tempat peristirahatan terakhir keluarga dan leluhur menjelang ibadah puasa.

Kepala Desa Kuala Raya, Misran (sapaan akrab Kades Mis), menyatakan bahwa kegiatan gotong royong ini telah menjadi agenda rutin pemerintah desa setiap tahun menjelang Ramadhan. "Ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi kami di Desa Kuala Raya. Setiap menjelang bulan suci, kami membersihkan pemakaman agar warga bisa berziarah dengan tenang dan khusyuk," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi, Selasa (3/1/2026) pukul 08.00 WIB.

Pembersihan dilakukan di dua titik utama di pemakaman umum samping Masjid Nurul Iman, melibatkan ibu-ibu PKK bersama warga setempat. Kades Misran menambahkan, kegiatan ini baru tahap pertama. "Kemungkinan besar pada minggu terakhir sebelum Ramadhan, kami akan gelar lagi secara lebih masal karena masih banyak titik yang perlu dibersihkan," tambahnya.

Hal senada disampaikan salah seorang warga, Siti (34 tahun), warga Dusun Satu. "Kegiatan ini atas arahan langsung Kepala Desa supaya kami membersihkan kuburan sebelum masuk bulan puasa. Ini bentuk penghormatan dan persiapan spiritual kami," katanya.

Tradisi gotong royong membersihkan pemakaman jelang Ramadhan memang marak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lingga. Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati leluhur.