Dunia Formula 1 baru saja dikejutkan oleh sebuah pengumuman besar mengenai restrukturisasi internal tim yang berbasis di Hinwil. Audi secara resmi mengumumkan bahwa figur senior dan mantan manajer tim, Beat Zehnder, akan meninggalkan skuad Formula 1 tersebut pada akhir musim 2026 mendatang. Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era yang sangat panjang dan penuh sejarah bagi pria berusia 60 tahun tersebut bersama skuad yang dulunya dikenal sebagai Sauber.

Perjalanan panjang Beat Zehnder dimulai pada tahun 1988 ketika ia pertama kali direkrut oleh pendiri tim, Peter Sauber, untuk bekerja sebagai seorang mekanik dalam program mobil sport. Ketika Sauber melangkah mantap ke ajang Formula 1 pada awal musim 1993, Zehnder turut serta hijrah dan dengan cepat bertransformasi menjadi salah satu pilar paling krusial di dalam struktur internal skuad asal Swiss tersebut. Dedikasi tinggi yang ia tunjukkan membuatnya dipercaya naik jabatan menjadi manajer tim pada tahun berikutnya, sebuah posisi strategis yang diembannya dengan sangat konsisten.

Selama kariernya yang luar biasa di pit wall, Zehnder mencatatkan rekor fantastis dengan mendampingi tim dalam 601 Grand Prix secara berturut-turut tanpa pernah absen. Peran aktifnya sebagai manajer tim sekaligus direktur olahraga menempatkannya tepat di jantung berbagai momen kejayaan maupun masa-masa sulit Sauber, termasuk ketika tim bertransformasi menjadi skuad pabrikan BMW. Puncak pencapaian tertinggi dari era tersebut adalah kemenangan Grand Prix satu-satunya bagi markas Hinwil yang dipersembahkan oleh Robert Kubica pada Grand Prix Kanada tahun 2008.

- Advertisement -
Advertisement

Menjelang transisi penuh Sauber menjadi skuad pabrikan Audi, Zehnder sempat mengambil langkah mundur dari peran operasional hariannya pada tahun lalu setelah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade. Dalam fase terbarunya, ia memimpin berbagai kegiatan warisan sejarah tim sebagai Direktur Program & Operasi Signature, yang mencakup persiapan fasilitas keramahan baru bagi Audi, serta sesekali masih tampak hadir di paddock balapan akhir pekan untuk membagikan pengalaman luar biasanya kepada generasi penerus.

Baca Juga Martin Brundle Soroti Dilema Kursi Pembalap Racing Bulls F1

Pihak manajemen Audi memberikan penghormatan tertinggi atas kontribusi masif yang telah diberikan oleh sang veteran selama puluhan tahun berkecimpung di lingkungan yang sangat kompetitif ini. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari Jumat, tim menyampaikan apresiasi mendalam atas profesionalisme serta mentalitas pemenang yang tidak pernah luntur dari sosok yang telah menjadi mentor bagi ratusan anggota tim dan pembalap tersebut.

"Audi Revolut F1 Team places on record its sincere thanks to Beat Zehnder, who will leave the team at the end of December 2026 following the restructuring of its operations ahead of the 2027 season," tulis pernyataan resmi tim. Manajemen juga menambahkan bahwa sang veteran pergi dengan catatan rekor 36 balapan Kejuaraan Mobil Sport Dunia serta 601 balapan Formula 1 beruntun, menutup warisan 39 tahun pelayanan luar biasa bagi masa depan Hinwil.