Pembalap bintang Lewis Hamilton kembali menarik perhatian dunia Formula 1 setelah membuat prediksi berani mengenai masa depan kariernya di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia ini. Di tengah spekulasi mengenai kapan ia akan gantung helm, juara dunia tujuh kali tersebut secara tegas menyatakan ambisinya untuk tetap berada di grid hingga kembalinya ajang Formula 1 ke benua Afrika, tepatnya pada Grand Prix Afrika Selatan di tahun 2030 mendatang.
Meskipun saat ini usianya telah menginjak 41 tahun dan seringkali dianggap sebagai salah satu pembalap senior di grid, pembalap asal Inggris ini terus menunjukkan performa kompetitif yang luar biasa di atas lintasan. Musim ini saja, ia berhasil meraih sejumlah podium penting serta mengamankan kemenangan pertamanya dalam kurun waktu hampir dua tahun saat berlaga di Barcelona. Konsistensi dan ketajamannya di lintasan seolah menepis keraguan banyak pihak yang menilai bahwa dirinya telah memasuki senja kala karier profesionalnya, terutama dengan banyaknya talenta muda berbakat seperti Oliver Bearman yang kini tengah bersiap menanti kesempatan mereka.
Menjelang rangkaian GP Meksiko, Hamilton secara terbuka menepis berbagai anggapan miring yang menyebutkan bahwa faktor usia akan menurunkan kemampuan refleks serta daya saingnya di lintasan balap. Menanggapi berbagai keraguan tersebut, ia menegaskan bahwa standar penuaan konvensional tidak serta-merta berlaku pada dirinya, merujuk pada reaksi cepat yang masih ia tunjukkan dalam insiden-insiden krusial di balapan-balapan terakhir musim ini. Dilansir dari Motorsport Week, ia memberikan penjelasan mendalam mengenai bagaimana ia menjaga ketajaman mental dan fisiknya untuk terus bersaing dengan para pembalap muda.
"Pertama-tama, Anda tidak pernah memiliki orang seperti saya di sektor ini sebelumnya, jadi saya merasa berbeda," ujar Lewis Hamilton kepada awak media. "Tentu saja, ada tantangan di depan yang tidak dapat saya perkirakan yang datang seiring bertambahnya waktu, tetapi di sepanjang perjalanan ini, ada begitu banyak gagasan yang telah terbentuk sebelumnya tentang fakta bahwa waktu reaksi Anda menurun. Apakah Anda melihat reaksi saya di balapan terakhir? Tentu saja. Reaksi saya lebih cepat daripada beberapa orang termuda di sini, jadi ada banyak alat yang dapat Anda manfaatkan untuk terus menjaga diri Anda dan pikiran Anda tetap tajam. Saya rasa selama Anda bersedia mengorbankan segalanya, yang terus Anda lakukan, saya melakukannya sekarang."
Kendati memiliki tekad kuat untuk terus membalap hingga usia 45 tahun pada musim 2030, pemegang rekor kemenangan terbanyak di Formula 1 ini tetap bersikap realistis mengenai batas kemampuan fisik manusia. Ia menyadari sepenuhnya bahwa performa di atas lintasan adalah kunci utama untuk menentukan kelanjutan kariernya, dan ia tidak memiliki niat sedikit pun untuk memaksakan diri bertahan jika kecepatan serta refleksnya mulai mengalami penurunan drastis yang merugikan timnya.
Baca Juga George Russell Hadapi Dua Investigasi Steward F1 Australia"Saya tidak dapat mengatakan dalam empat tahun apakah saya akan terus melakukan apa yang saya lakukan, tetapi saya menyukai apa yang saya lakukan. Masih sampai sekarang, saya masih mengerahkan segalanya, dan saya akan melakukannya untuk masa depan yang dapat diperkirakan. Apakah saya dapat bersaing pada usia 44 tahun dengan anak berusia 20 tahun, siapa yang tahu, tetapi pada usia 41 tahun, saya dapat bersaing dengan anak berusia 20 tahun," ungkapnya menambahkan.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya terhadap standar tinggi olahraga otomotif ini dengan menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak ingin menjadi pembalap yang hanya sekadar berkeliling lintasan tanpa daya saing yang kompetitif. Pengalamannya dalam membungkam para pengkritik pada musim lalu menjadi bahan bakar tersendiri untuk terus membuktikan kapasitasnya di hadapan publik internasional, mengikuti jejak kompatriot senior lainnya seperti Fernando Alonso yang masih mampu tampil perkasa di usia paruh baya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!