Aksi balap Formula 1 kembali diwarnai ketegangan menyusul komentar tajam dari Fernando Alonso usai seri Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Mantan juara dunia asal Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan kekesalannya setelah mengalami insiden senggolan yang merugikan dengan mobil Williams milik Alex Albon. Memulai balapan dari posisi ke-12, ia harus menerima kenyataan pahit finis di posisi keenam besar setelah kendaraannya mengalami kerusakan parah pada bagian aerodinamika akibat senggolan tersebut.
Kondisi mobil yang kehilangan banyak downforce membuat pebalap veteran andalan tim Aston Martin tersebut harus berjuang dengan senjata tumpul sepanjang balapan di Circuit of the Americas. Selepas lomba, ia langsung melontarkan kritik pedas mengenai standar kompetensi para kompetitor di barisan belakang grid. Menurutnya, memulai balapan dari area belakang selalu menghadirkan risiko besar karena kualitas membalap di sepertiga bagian akhir grid dinilai sangat meragukan dan meninggalkan banyak catatan.
Alih-alih meredakan situasi saat tiba di paddock GP Meksiko, pembalap berprestasi dengan koleksi 32 kemenangan grand prix itu justru semakin mempertegas pendiriannya. Ketika disinggung mengenai pernyataan kontroversialnya di Austin, ia menyatakan bahwa semua orang di paddock sebenarnya paham betul siapa pengemudi yang dimaksud dalam kritikan pedas tersebut. Ia menyebut bahwa dirinya tidak perlu menyebutkan angka pasti karena para pihak yang merasa tersindir sudah pasti menyadari tindakan mereka di atas lintasan.
Ketegangan ini berakar dari pandangan sang veteran bahwa insiden di lap-lap awal balapan seringkali terjadi akibat kecerobohan yang sama sekali tidak perlu dilakukan. Dari balik kokpit mobilnya, ia mengaku kerap menyaksikan manuver-manuver membingungkan yang sulit dinalar ketika bertarung di barisan belakang. Situasi tersebut bahkan telah diamamatinya terjadi secara berulang bukan hanya pada musim berjalan, melainkan sudah berlangsung selama bertahun-tahun dalam kariernya di ajang balap jet darat.
Baca Juga Piastri Kecewa Kualifikasi Madrid: 'Cukup Memalukan'Menanggapi karakteristik kendaraan, sang juara dunia mengakui bahwa mobil-mobil di barisan belakang memang jauh lebih sulit dikendalikan karena minimnya cengkeraman ban serta instabilitas aerodinamika. Kendati demikian, faktor teknis tersebut tidak lantas membenarkan tingginya frekuensi insiden sentuhan bodi dan kerusakan sayap depan akibat kesalahan sendiri. Terlebih ketika pertarungan sengit tersebut terjadi di area belakang yang notabene belum memperebutkan posisi perolehan poin krusial.
Kritik tajam tanpa kompromi ini membuka kembali perdebatan panjang di kalangan pelaku utama ajang Formula 1 mengenai standar keselamatan serta etika balap antarpengemudi. Bagi Fernando Alonso, satu-satunya solusi nyata agar terhindar dari kekacauan di barisan belakang adalah dengan meningkatkan performa total paket mobil agar bisa terus bersaing secara konsisten di kelompok barisan depan grid pada setiap seri balapan berikutnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!