PANDEGLANG ,Nusantara Media – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa keterampilan (skill) merupakan modal utama yang harus dimiliki setiap pelajar untuk mampu bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, santri diharapkan terus mengasah kemampuan serta kreativitas selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Hal tersebut disampaikan Bupati Dewi saat membuka Panggung Kreasi Santri dan Haflah Khataman di Pondok Pesantren Al-Madina, Kampung Kadubincarung, Desa Kadubale, Kecamatan Banjar, Sabtu malam (4/7/2026).

"Kita harus memiliki kemampuan. Panggung kreasi ini menjadi wadah untuk mengasah keterampilan, mengembangkan ide, dan menuangkan gagasan. Apa yang ditampilkan hari ini menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi para santri Al-Madina," ujar Bupati Dewi.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, berbagai penampilan seni, kreativitas, serta kemampuan para santri ditampilkan di hadapan tamu undangan. Menurut Bupati Dewi, keberhasilan para santri menampilkan berbagai pertunjukan tidak terlepas dari dedikasi, kesabaran, dan ketulusan para guru serta ustad dalam membimbing mereka.

"Kami yakin para ustad dan ustadzah telah membimbing anak-anak kita dengan penuh kesabaran sehingga mereka mampu tampil percaya diri dalam panggung kreasi maupun kegiatan khataman Al-Qur'an," tuturnya.

Bupati Dewi juga mengapresiasi sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al-Madina yang tidak hanya mengembangkan kreativitas seni, tetapi juga membekali santri dengan jiwa kewirausahaan serta pendidikan akhlakul karimah.

"Anak-anakku, kalian adalah generasi penerus bangsa. Semoga ilmu yang kalian peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi bekal untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan," pesannya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Madina, K.H. Dedi Humaedi, mengatakan bahwa seluruh santri didorong untuk belajar secara sungguh-sungguh, baik dalam pendidikan formal maupun nonformal.

"Alhamdulillah, para santri telah dibekali berbagai kemampuan, termasuk penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Mudah-mudahan seluruh suguhan kreativitas yang ditampilkan malam ini dapat memberikan kesan yang baik bagi para tamu undangan," ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan Panggung Kreasi Santri tersebut, diharapkan para santri semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri, memiliki keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

"Semoga para santri mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.