Kepala tim Haas Ayao Komatsu dengan tegas membantah berbagai laporan liar yang menyebutkan bahwa penundaan perpanjangan kontrak Ollie Bearman untuk musim 2027 disebabkan oleh permintaan gaji yang fantastis. Isu yang beredar di media sosial sebelumnya mengklaim bahwa pembalap muda asal Inggris tersebut menuntut bayaran setidaknya mencapai enam juta euro atau setara dengan angka yang sangat fantastis, yang langsung dianggap sebagai omong kosong belaka oleh petinggi tim asal Amerika Serikat tersebut.

Masa depan Bearman bersama skuad markas Banbury itu sejatinya dipandang banyak pihak sebagai sebuah formalitas belaka. Terlebih lagi, tim telah mengonfirmasi bahwa Esteban Ocon akan digantikan oleh Rafael Camara pada awal bulan ini. Kendati demikian, belum adanya pengumuman resmi terkait kelanjutan kontrak sang pembalap muda justru memicu gelombang spekulasi liar di kalangan media sosial dan paddock Formula 1.

Menanggapi rumor tidak sedap tersebut jelang akhir pekan balapan Grand Prix Kota Meksiko, Komatsu melontarkan kritik pedas terhadap pihak-pihak yang gemar menciptakan narasi palsu demi mendulang atensi publik. Ia mengaku sama sekali tidak memahami dari mana asal-usul angka enam juta euro tersebut muncul, mengingat hal itu jauh dari kenyataan yang ada di meja perundingan kontrak.

- Advertisement -
Advertisement

"Saya tidak punya ide dari mana itu berasal," ujar Komatsu mengenai rumor tersebut. "Saya kadang mengalami hal ini juga musim ini. Orang-orang bilang tidak ada asap kalau tidak ada api, tapi beberapa orang benar-benar mengarang sebuah cerita. Apa yang terjadi di Miami soal, rupanya, saya bertengkar dengan Esteban Ocon, itu sama sekali tidak ada kebenarannya di sana. Dan bahkan orang-orang yang mengaku punya informasi orang dalam, itu benar-benar omong kosong total.">

Lebih lanjut, Komatsu menyoroti fenomena era digital saat ini di mana kebenaran informasi sering kali dikorbankan demi mengejar jumlah klik dan interaksi di dunia maya. Tanpa melakukan verifikasi sumber yang kredibel, sebuah narasi palsu dapat dengan cepat menyebar luas dan dipercaya sebagai sebuah fakta oleh masyarakat luas setelah disalin dan disebarkan oleh banyak pihak secara bersamaan.

"Dan yang ini, lagi-lagi, saya tidak tahu siapa yang mengarang angka enam juta euro ini. Pertama kali saya melihatnya di Instagram atau semacamnya yang diteruskan oleh Stu kepada saya. Saya hanya berpikir, 'oh, satu lagi yang bagus'. Seseorang muncul, ini hal yang bagus untuk menghebohkan segalanya. Saya tidak punya komentar apa pun karena itu bahkan tidak mendekati kebenaran. Mengapa kita terlibat dalam omong kosong mutlak seperti itu? Anda tahu, apa gunanya?" imbuhnya dengan nada keheranan.

Baca Juga Rekor Kemenangan Max Verstappen Ancam Dominasi Lewis Hamilton

Di sisi lain, klaim tidak berdasar mengenai tuntutan gaji tinggi ini juga bertolak belakang dengan pernyataan Bearman sendiri jelang bergulirnya rangkaian akhir pekan balapan. Sang pembalap menegaskan bahwa keputusan terkait masa depannya sebenarnya tidak sepenuhnya berada di dalam kendali tangannya sendiri, sebuah pernyataan yang semakin memperkuat sinyal bahwa proses administratif masih berjalan di balik layar.

Meskipun Komatsu sempat menghindari pertanyaan spesifik ketika ditanya mengenai alasan pasti di balik keterlambatan pengumuman kontrak yang sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar Formula 1 tersebut, ia memastikan bahwa komitmen dari kedua belah pihak tetap terjalin dengan sangat kuat tanpa ada keraguan sedikit pun untuk masa depan.

"Saya tidak berpikir saya bisa masuk ke dalam detail apa yang menjadi penundaan. Maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu," kata Komatsu menjelaskan situasi internal timnya saat ini.

"Tapi sangat jelas dari kedua belah pihak, dari sisi Ollie, sisi kami, sisi Tgr Haas F1 Team, kami ingin terus bekerja sama. Kami bekerja sama dengan sangat baik, saling mendorong, yang paling penting, benar-benar menikmati bekerja sama, dan dia memberikan banyak hal untuk tim. Kami berkembang bersama, jadi niat kami dari kedua belah pihak sepenuhnya selaras bahwa kami mencoba mencari solusi untuk bekerja sama tahun depan, dan saya yakin kami akan mendapatkannya," pungkasnya.