Dominasi bintang Red Bull, Max Verstappen, di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia terus mencatatkan tinta emas setelah ia berhasil menaklukkan berbagai lintasan sulit dalam kalender balap internasional. Kemenangan gemilang terbaru di Sirkuit Marina Bay, Singapura, memberikan makna yang sangat mendalam bagi sang juara dunia empat kali tersebut. Podium tertinggi di Singapura sekaligus meruntuhkan salah satu rintangan terbesar dalam kariernya, mengingat lintasan jalan raya tersebut sebelumnya menjadi salah satu dari sedikit venue yang belum pernah ia menangkan sepanjang sejarah karier profesionalnya di ajang Formula 1.
Dengan tambahan hasil positif di Singapura tersebut, wilayah kekuasaan sang pembalap asal Belanda kini semakin luas dengan catatan kemenangan di 27 sirkuit yang berbeda. Dilansir dari FormulaPassion, pencapaian luar biasa ini menempatkan bintang utama Red Bull tersebut di posisi kedua dalam daftar historis sepanjang masa Formula 1 untuk urusan variasi kemenangan di trek berbeda. Ia kini terus mendekati rekor abadi milik sang rival abadi, Lewis Hamilton, yang memegang rekor tertinggi dengan kemenangan di 31 sirkuit berbeda sepanjang karier cemerlangnya di dunia balap jet darat.
Statistik yang mengiringi perjalanan karier pembalap asal Belanda ini menunjukkan betapa konsisten performanya di berbagai karakter lintasan yang sangat beragam. Berdasarkan data yang dihimpun, satu-satunya lintasan aktif dalam kalender historis di mana ia telah membalap lebih dari dua kali namun belum pernah merasakan kemenangan adalah Sochi. Sementara itu, beberapa nama sirkuit legendaris lainnya di mana ia belum pernah mencatatkan kemenangan meliputi Nurburgring dan Mugello, tempat di mana ia hanya sempat mencicipi satu kali balapan F1 pada musim 2020 yang sangat tidak biasa akibat pandemi global.
Tantangan baru juga langsung muncul dengan masuknya nama-nama sirkuit baru serta kembalinya beberapa venue klasik ke dalam kalender kejuaraan dunia dalam beberapa musim mendatang. Sirkuit Madrid yang baru saja diperkenalkan ke dalam kalender balap musim ini telah memberikan ujian tersendiri, di mana sang juara bertahan sejauh ini baru mampu mengamankan posisi finis kedua. Selain itu, daftar sirkuit yang masih belum berhasil ia taklukkan juga mencakup Istanbul Park di Turki serta Algarve International Circuit di Portimao, Portugal, yang keduanya sempat menyelenggarakan balapan pada musim-musim sebelumnya.
Baca Juga Ferrari Kena Batunya Sendiri di Monza, Aturan Tim yang Tak Jelas Jadi Biang KerokPeluang emas bagi sang bintang untuk memperluas rekor kemenangannya terbuka lebar seiring dengan pengumuman kembalinya beberapa lintasan ikonik ke dalam kalender resmi Formula 1. Baik sirkuit di Turki maupun lintasan di Portimao dijadwalkan akan kembali meramaikan kalender kejuaraan dunia mulai musim 2027 mendatang. Jika sang juara bertahan mampu memaksimalkan kesempatan ini dan menaklukkan tantangan di Madrid, Portimao, serta Istanbul dalam beberapa tahun ke depan, ia dipastikan akan mengoleksi kemenangan di tiga puluh sirkuit berbeda, semakin mendekati rekor absolut yang saat ini masih dipegang oleh sang pebalap Inggris.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!