Joan Mir mengaku sedang berjuang melawan penyakit misterius yang menguras tenaganya, setelah finis ke-20 dalam sprint MotoGP San Marino di Misano. Pembalap Honda itu mengatakan kondisi fisiknya berada di bawah 50 persen dan belum tahu apakah bisa turun di balapan utama Minggu.
"Baterai saya sangat, sangat lemah. Saya tidak tahu apa yang terjadi," ujar Mir. "Saya sudah ke dokter untuk mencari tahu, karena saya tidak punya tenaga. Saya tidak merasa 100 persen... bahkan tidak merasa 50 persen."
Mantan juara dunia 2020 itu juga mengungkap bahwa gejala yang dirasakan bukan sakit perut, melainkan sakit kepala ringan dan ketidakmampuan menjaga presisi. Ia berencana menjalani perawatan pekan depan setelah tes lebih lanjut. "Saya tidak tahu. Kami akan jalani hari demi hari. Besok saya lihat bagaimana saya bangun," tambahnya.
Di sisi lain, Honda menunjukkan performa menjanjikan di Misano. Luca Marini sukses finis kesembilan, disusul Johann Zarco dan Diogo Moreira di posisi 10 dan 11. Hasil ini menjadi modal berharga untuk balapan utama Minggu, di mana Honda berpeluang mengumpulkan poin besar.
Baca Juga Bezzecchi Pecahkan Rekor Pole MotoGP San Marino 2026Namun, kondisi Mir menjadi perhatian serius. Ia pernah mengalami masalah serupa di San Marino 2024 dan harus mundur dari balapan. Kini, dengan sirkuit Misano yang menuntut fisik tinggi, keputusan untuk turun atau tidak akan sangat krusial bagi Honda yang tengah berusaha bangkit.
Jika Mir absen, Honda kehilangan satu pembalap yang bisa mengumpulkan data penting. Tapi mengingat kondisinya yang belum fit, memaksakan diri justru berisiko memperburuk keadaan. Tim pasti akan memantau perkembangan Mir hingga pagi hari balapan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!