Pandeglang , Nusantara Media – Kondisi memprihatinkan kembali menimpa infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang, Banten. Jalan Kampung (KP) Lebak Puter yang juga dikenal sebagai Jalan Sekolah Ranca Kenanga, Desa Sukaresmi, mengalami kerusakan parah sepanjang kurang lebih 5.000 meter. Hingga Selasa, 31 Maret 2026, jalan tersebut masih berupa akses tanah total yang belum tersentuh pembangunan signifikan.


Pasca hujan deras, permukaan jalan menjadi sangat licin dan berbahaya. Demi menghindari kecelakaan, warga terpaksa menutup dan menghamparkan jerami padi di sepanjang ruas jalan rusak tersebut. Langkah swadaya ini dilakukan agar hasil panen petani tetap bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua.


Asman Warga Kp Ranca Kenanga membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, jalan ini sudah rusak selama puluhan tahun dan menjadi satu-satunya akses utama bagi warga setempat.
“Jalan ini akses total tanah dan belum tersentuh pembangunan. Warga terpaksa menghampar jerami padi pasca hujan, sehingga hasil panen mudah diakses dan bisa digunakan dengan kendaraan roda dua,” ujar Asman.

- Advertisement -


Lebih memprihatinkan, jalan ini merupakan satu-satunya jalur yang digunakan anak-anak sekolah untuk berangkat belajar, petani mengangkut hasil panen, serta pekerja sehari-hari.

 Kerusakan parah ini berpotensi menyebabkan kecelakaan dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat desa.


Warga sempat mendapat informasi bahwa jalan tersebut akan dibangun dengan pemasangan paving blok. Namun hingga kini, belum ada bukti realisasi atau tanda-tanda pekerjaan dimulai.


Asman  berharap kepada pemangku kebijakan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, agar segera merealisasikan pembangunan jalan ini.


“Kami berharap pemangku kebijakan segera membangun jalan ini sehingga para pengguna jalan, terutama petani pasca panen, dapat merasakan manfaatnya,” tegasnya.


Kondisi jalan rusak di wilayah Pedesaan Pandeglang bukan kali pertama menjadi sorotan. Warga berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.