Pandeglang , Nusantara Media – Dalam rangka memastikan pembangunan infrastruktur pedesaan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,

jajaran Kodim 0601/Pandeglang melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pengawasan terhadap Jembatan Perintis Garuda dan Jembatan Garuda yang telah selesai dibangun di wilayah Kabupaten Pandeglang, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.45 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di empat titik jembatan yang berada di wilayah teritorial Kodim 0601/Pandeglang.

- Advertisement -

Pengawasan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah serta mewujudkan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah pelosok dan pedalaman.

Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi salah satu solusi nyata dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai sektor penting seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan, hingga memperlancar aktivitas sosial masyarakat sehari-hari.

Infrastruktur yang sebelumnya rusak, sulit dilalui, bahkan tidak layak digunakan, kini telah berubah menjadi sarana penghubung yang aman dan bermanfaat bagi warga.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan pengawasan dan pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Pujud Sudarmanto bersama personel pendamping dari Kodim 0601/Pandeglang dan Korem, yakni letkol Inf Afri Swandi Ritonga S. I. P selalu

Dandim 0601/Pandeglang,Kapten Inf Prabowo selaku Pasiter Kodim 0601/Pandeglang, Serka Agus Bahtiar (Basintel Kodim 0601/Pandeglang), Serka Topan (Bakorem), Serka Adam (Bakorem), serta Sertu Eri Priatna.

Adapun empat titik Jembatan Garuda yang telah selesai 100 persen dan kini sudah dimanfaatkan masyarakat di wilayah Kodim 0601/Pandeglang antara lain:

1. Jembatan Garuda panjang 8 meter di Kampung Cibodas, Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

2. Jembatan Printis Garuda Sungai Cikayang sepanjang 75 meter di Kampung Belengbeng, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

3. Jembatan Garuda panjang 6 meter di Kampung Seuti Pasir, Desa Pasir Sedang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang.

4. Jembatan Garuda panjang 5 meter di Kampung Kadujangjung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Dalam pelaksanaan pengawasan tersebut, Kolonel Inf Pujud Sudarmanto menyampaikan sejumlah arahan penting kepada para Babinsa dan aparat kewilayahan agar keberadaan jembatan dapat terus terpelihara dengan baik dan aman digunakan masyarakat.

Beliau menekankan agar Babinsa aktif menyampaikan kepada masyarakat mengenai tata cara penggunaan jembatan sesuai petunjuk keselamatan, di antaranya penggunaan maksimal tiga orang secara bersamaan atau dilakukan secara bergantian guna menjaga keamanan dan ketahanan konstruksi jembatan.

Selain itu, apabila ditemukan kerusakan ataupun hal-hal yang berpotensi mengganggu fungsi jembatan, agar segera dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan cepat sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat pengguna.

Kolonel Inf Pujud Sudarmanto juga menegaskan pentingnya pelaksanaan peninjauan dan pemeriksaan secara berkala serta berkesinambungan guna memastikan kondisi jembatan tetap aman, layak, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Kegiatan pengawasan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergitas TNI bersama pemerintah dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga wilayah terpencil.

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, meningkatkan roda perekonomian desa, mempermudah akses pendidikan anak-anak sekolah, serta mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Pandeglang.

Masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan TNI yang telah menghadirkan pembangunan infrastruktur yang selama ini sangat dibutuhkan warga.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, aktivitas masyarakat kini menjadi lebih mudah, aman, dan efisien dibanding sebelumnya.