Marc Marquez mengaku bahwa rival-rivalnya di MotoGP telah memberinya "hadiah" berupa kesalahan yang berbuah manis. Pembalap pabrikan Ducati itu kini memimpin klasemen setelah memenangi Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (7/9/2025).
Kemenangan kelima Marquez dalam tujuh balapan terakhir ini membawanya menyamai perolehan poin Jorge Martin dari Aprilia. Namun, Marquez unggul pada hitungan jumlah kemenangan. Keberhasilan ini tak lepas dari insiden yang menimpa Marco Bezzecchi, yang terjatuh di lap pembuka saat memimpin balapan.
Bezzecchi, yang start dari pole position, mengalami crash di Tikungan 13. Insiden itu menjadi pukulan telak bagi pembalap Aprilia tersebut, yang harus rela kehilangan poin berharga. Padahal, ia sempat memimpin klasemen dengan keunggulan 102 poin atas Marquez delapan balapan lalu.
Sejak kembali dari cedera di Mugello, Marquez tampil luar biasa. Kecepatan, pengalaman, dan kecerdasan teknisnya menjadi kunci kebangkitan. Meski demikian, ia tak menampik bahwa keberuntungan turut berperan. "Saya siap membalap di Mugello, tidak 100 persen, tapi untuk mempersiapkan peluang menang. Saya tidak memikirkan gelar juara karena bukan di tangan saya," ujar Marquez.
"Benar bahwa lawan memberi saya hadiah. Dan ketika saya merasakan hadiah itu, rasanya manis. Saya berusaha memaksimalkan gaya membalap, motor, dan tim," tambahnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Marquez sadar betul rival-rivalnya seperti Bezzecchi dan Martin dari Aprilia terlalu sering melakukan kesalahan.
Baca Juga Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Aragon, Jorge Martin TertinggalPerubahan besar terjadi di Balaton Park pada Juni lalu. Saat Marquez kembali ke jalur kemenangan, pembalap Aprilia justru mulai goyah. Martin memicu kecelakaan beruntun, sementara Bezzecchi diskors dari GP Ceko karena memukul marshal. Cedera yang dialami Bezzecchi dan Ai Ogura, plus penurunan performa Fabio di Giannantonio, semakin memperlebar jalan Marquez menuju puncak.
Di Misano, duel sengit antara Marquez dan Bezzecchi yang dinanti-nanti publik akhirnya buyar. Kesalahan Bezzecchi di lap pertama membuat balapan berjalan berbeda. "Jika saya harus bertarung dengan Bezzecchi sampai finis, balapan akan berbeda," kata Marquez. Kini, dengan performa solid dan mental juara, Marquez berada di posisi terdepan dalam perebutan gelar MotoGP 2025.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!