TANGERANG, NUSANTARA MEDIA – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar Kemis, Polresta Tangerang, bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang melanda bangunan PT Desen Nusantara Anugrah di kawasan Ancol Timur, RT 004/002, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026).

Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 11.14 WIB, Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H., bersama Kanit Reskrim Ipda Ahmad Dasuki, S.E., M.M., serta sejumlah anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati api telah membakar sebagian bangunan perusahaan, terutama area penyimpanan material yang mudah terbakar, seperti styrofoam, kardus, dan berbagai jenis plastik.

- Advertisement -
Advertisement

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari lantai dua, tepatnya di area penyimpanan styrofoam. Mengetahui kejadian tersebut, sejumlah karyawan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, banyaknya material yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian bangunan lainnya.

Merespons kejadian tersebut, Polsek Pasar Kemis segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, Unit Identifikasi Polresta Tangerang, serta pihak PLN untuk mendukung proses penanganan di lokasi.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Karena material yang terbakar didominasi plastik dan styrofoam, petugas turut mendatangkan armada tambahan guna mempercepat proses pemadaman.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H., mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

"Kami segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Kami juga langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait agar penanganan dapat berjalan cepat. Prioritas kami adalah memastikan situasi aman serta tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kebakaran diduga bermula dari gangguan arus listrik yang menyebabkan lampu pecah dan menimbulkan percikan api hingga mengenai material plastik.

Baca Juga Viral! Pemilik Salon Nurlela di Lebak Diamankan Polisi Usai Diduga Paksa Korban Injak Al-Qur'an karena Tuduhan Mencuri

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Ipda Ahmad Dasuki, S.E., M.M., menjelaskan bahwa petugas masih melakukan pemantauan di lokasi dan akan melaksanakan olah TKP setelah api benar-benar padam.

"Kami masih melakukan pemantauan di lokasi dan akan melaksanakan olah TKP setelah api benar-benar padam. Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih berupa dugaan berdasarkan keterangan saksi. Kami perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya," jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut dipastikan tidak terdapat korban jiwa. Namun, jumlah kerugian materiil akibat kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan karena masih menunggu pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Meski kobaran api mulai mengecil, petugas tetap melakukan pemantauan guna memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

Polsek Pasar Kemis juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pengelola perusahaan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penataan penyimpanan material mudah terbakar, serta penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran dan meminimalkan risiko apabila terjadi keadaan darurat.