Pebalap Mercedes, George Russell, tengah berjuang keras mencari jawaban atas masalah performanya setelah mengakui dirinya tidak cukup cepat pada balapan Grand Prix Amerika Serikat. Hasil minor di Sirkuit Americas ini kontras dengan rekan setimnya yang tampil sangat dominan sepanjang akhir pekan.
Dalam balapan utama hari Minggu di Austin, Russell yang memulai lomba dari posisi keenam harus puas finis di peringkat kedelapan. Masalah pebalap asal Inggris tersebut semakin rumit setelah ia diganjar hukuman penalti lima detik akibat dinilai mendapatkan keuntungan dengan keluar jalur pada lap pembuka saat bertarung sengit melawan Oscar Piastri.
Insiden tersebut terjadi di tikungan ke-12 ketika Russell mencoba mempertahankan posisinya dari tekanan pebalap McLaren tersebut. Meski demikian, hukuman penalti itu praktis tidak terlalu mengubah hasil akhir posisinya secara signifikan, karena tanpa penalti pun ia secara teoritis hanya akan naik ke posisi ketujuh di depan Piastri.
Ketika ditanya oleh media mengenai kendala spesifik yang sedang dihadapinya dengan mobil W17, Russell memberikan jawaban yang sangat jujur. Masalah utama yang dirasakannya adalah kurangnya kecepatan murni di atas lintasan yang membuatnya tertinggal dari barisan depan.
"Hanya tidak cukup cepat, jujur saja," ungkap Russell saat menjelaskan situasi sulit yang sedang dialaminya kepada awak media.
Baca Juga Leonardo Fornaroli Gabung Hypercar McLaren 2027 Usai Tertutupnya Pintu F1"Saya perlu mencoba memahami mengapa ini bisa terjadi. Rasanya aneh ketika Anda begitu jauh tertinggal, jadi semoga ada beberapa jawaban di suatu tempat. Tapi, bagaimanapun, saya belum memilikinya saat ini," sambung pebalap bernomor mobil tersebut.
Buruknya hasil di Austin ini terjadi meskipun tim telah membekali mobil dengan paket upgrade terbaru pada sasis W17. Namun, pengembangan tersebut diakui memiliki jendela set-up yang sangat sempit, sebagaimana terlihat dari fluktuasi performa yang dialaminya sejak diperkenalkan pertama kali di Malaysia beberapa waktu lalu.
Situasi ini membuat rekan setimnya kini berada di ambang titel juara dunia Formula 1. Dengan keunggulan poin yang masif, perebutan gelar juara dunia tampaknya hanya tinggal menunggu waktu saja bagi kubu pabrikan Jerman tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!