Paruh pertama ajang WEC 6 Jam Barcelona 2026 menyajikan drama sengit di atas lintasan Catalunya yang diguyur cuaca mendua antara mendung dan sisa basah. Duo Hypercar pabrikan asal Jepang, Toyota, langsung memegang kendali penuh jalannya lomba melalui mobil nomor 8 dan nomor 7 yang menampilkan kecepatan sulit dikejar para rival. Di sisi lain, kubu Ferrari harus bekerja keras menahan gempuran demi menjaga peluang tetap terbuka di barisan depan.
Jalannya lomba langsung diwarnai kekacauan sejak lampu start padam di bawah langit berawan rintik hujan. Lintasan yang licin memaksa seluruh kontestan mengenakan ban basah, menciptakan tantangan ekstra dalam manajemen suhu dan keausan ban. Insiden langsung terjadi ketika mobil Alpine nomor 35 bersenggolan dengan Cadillac nomor 12, sementara Genesis nomor 19 yang memulai balapan dari posisi terdepan turut mengalami
testacoda. Kekacauan beruntun ini turut menyeret Lexus nomor 78 hingga terjerembab ke area gravel, yang memaksa pengawas lomba segera mengibarkan bendera Virtual Safety Car disusul kehadiran Safety Car di lintasan. Keadaan kacau ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuncak klasemen untuk mengamankan posisi terdepan demi membangun jarak aman dari para pesaing di belakang mereka.
Selepas periode netralisasi berakhir, ketegangan belum juga mereda di barisan terdepan. Pemimpin balapan sempat mendapat hukuman penalti waktu lima detik akibat pelanggaran prosedur saat restart, namun hal tersebut tidak banyak mengubah dominasi kecepatan mereka di atas aspal Catalunya. Kondisi cuaca yang berangsur membaik membuat sebagian besar tim mulai mempertimbangkan strategi pit stop krusial untuk beralih menggunakan ban slick seiring mengeringnya jalur balap.
Baca Juga Ferrari Siapkan Strategi Matang Hadapi Tantangan di BarcellonaMemasuki jam ketiga perlombaan, formasi di barisan teratas mulai memperlihatkan peta kekuatan yang sesungguhnya. Duo pabrikan asal Jepang masih kokoh memimpin dengan ritme yang sulit didekati, sementara skuad Kuda Jingkrak menguntit di posisi ketiga dan keempat melalui mobil nomor 50 dan nomor 51. Persaingan ketat ini diprediksi masih akan terus memanas hingga garis finis seiring perubahan kondisi cuaca dan keausan ban yang semakin krusial bagi seluruh tim peserta.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!