Menjelang seri krusial kejuaraan FIA World Endurance Championship di Sirkuit Catalunya, Ferrari datang dengan ambisi besar untuk kembali menunjukkan taringnya di kelas Hypercar. Tim berlogo Kuda Jingkrak ini telah melalui serangkaian sesi latihan bebas yang menjanjikan, termasuk catatan waktu tercepat yang dibukukan oleh mobil nomor 50 pada sesi FP3. Meskipun demikian, kubu Maranello tetap mawas diri mengingat ketatnya persaingan dan berbagai variabel tak terduga yang siap menguji ketahanan teknis maupun mental para kru di lapangan.
Dalam wawancara eksklusif di Paddock Montmelo, Antonello Coletta selaku Global Head of Endurance Race Cars ed Attivita Sportive Clienti Ferrari, membedah secara mendalam situasi terkini timnya. Ia menegaskan bahwa meskipun musim ini berjalan penuh liku dengan hasil yang naik turun menyusul kemenangan di Amerika Serikat dan hasil kurang memuaskan di Jepang, semangat juang skuad asal Italia tersebut tidak pernah surut sedikit pun untuk menghadapi sisa kalender balap tahun ini.
Coletta secara terbuka mengevaluasi performa tim sepanjang akhir pekan dan mengakui bahwa catatan waktu di sesi latihan bebas belum bisa dijadikan patokan mutlak kekuatan lawan. Ia menyatakan, "Siamo ormai al termine della stagione. Siamo reduci da una gara in Giappone dove non e andata benissimo, ma abbiamo vinto in America la gara precedente. Il campionato e chiaro che e abbastanza compromesso, ma noi in ogni caso lotteremo fino alla fine." Pernyataan ini menegaskan tekad bulat Ferrari untuk terus bertarung habis-habisan tanpa memikirkan selisih poin yang telak di klasemen kejuaraan dunia.
Lebih lanjut, manajer senior asal Italia tersebut menyoroti betapa sulitnya mempertahankan standar performa puncak setelah melalui musim gemilang pada tahun sebelumnya. Faktor eksternal seperti regulasi teknis turut diakui memberikan warna tersendiri dalam dinamika kompetisi Hypercar musim ini. Kendati demikian, fokus utama tim tetap tertuju pada optimalisasi paket aerodinamika, manajemen ban yang presisi, serta kesiapan menghadapi potensi perubahan cuaca drastis seperti ancaman hujan lebat yang diprediksi dapat mereset ulang peta kekuatan di lintasan.
Baca Juga Earl Bamber Bikin Kejutan Bela Audi di FIA GT World Cup MacauRangkaian akhir pekan di Catalunya ini juga menjadi batu loncatan penting sebelum FIA WEC melangkah menuju seri pamungkas di Monza. Dengan dukungan penuh dari para tifosi serta kerja keras tanpa kenal lelah dari seluruh teknisi di garasi, Ferrari bertekad menutup musim kompetisi endurance ini dengan kepala tegak, memaksimalkan setiap peluang yang ada di atas aspal Spanyol demi meraih hasil podium terbaik.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!