Pandeglang, Nusantara Media – Kebakaran dahsyat menghanguskan rumah semi permanen milik Bapak Kanang (74 tahun) di Kampung Dungushaur RT 18 RW 04, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Senin, 2 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Kronologi kejadian bermula ketika Saudari Arni, istri korban, terbangun karena mencium bau menyengat dan melihat kobaran api sudah membesar di kamar tengah rumah. Dengan panik, ia segera membangunkan suaminya Bapak Kanang serta cucu yang sedang tidur, kemudian ketiganya berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Api dengan cepat melahap seluruh bangunan yang terbuat dari bahan semi permanen. Penyebab kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik (konsleting) yang terjadi di instalasi rumah.
Berkat respons cepat warga dan gotong royong bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB atau setelah sekitar 1,5 jam berjibaku melawan si jago merah. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski seluruh isi rumah hangus terbakar.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian:
- Rohman (39 tahun), wiraswasta, warga Kampung Dungushaur RT 18 RW 04, Desa Surianeun.
- Ashari (52 tahun), wiraswasta, warga Kampung Dungushaur RT 18 RW 04, Desa Surianeun.
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp75 juta, meliputi bangunan rumah beserta seluruh perabotan dan barang berharga di dalamnya.
Petugas kepolisian dan pihak terkait diduga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti korsleting tersebut. Warga setempat diimbau untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah tangga, terutama di musim pancaroba yang rentan kelembaban tinggi.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!