Dunia reli internasional dihebohkan dengan keputusan mengejutkan dari salah satu pereli berbakat di kejuaraan reli dunia. Bintang M-Sport World Rally Championship (WRC), Jon Armstrong, secara resmi mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan co-driver setianya, Shane Byrne. Keputusan ini diambil bersama setelah melalui pertimbangan matang mengenai masa depan karier mereka di dunia balap reli.
Kabar perpisahan tersebut diungkapkan langsung oleh pereli asal Irlandia itu melalui platform media sosial X. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa langkah ini adalah keputusan bersama demi menyongsong babak baru dalam karier masing-masing. Waktu yang dinilai tepat menjadi landasan bagi keduanya untuk merajut rencana baru menghadapi musim kompetisi reli tahun 2027 mendatang.
"Waktu yang tepat bagi kami berdua untuk melangkah maju dengan rencana yang berbeda untuk musim reli 2027," tulis pereli asal Irlandia tersebut dalam pengumumannya. Ia menambahkan bahwa meskipun keputusan tersebut tidak mudah untuk diambil, mereka berdua meyakini hal ini membuka peluang emas untuk mengeksplorasi tantangan-tantangan baru ke depannya.
Lebih lanjut, ia tidak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada rekan kerjanya atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. "Saya ingin berterima kasih kepada Shane atas semua kerja keras, komitmen, dan usahanya selama dua tahun terakhir," ujarnya mengiringi rasa terima kasih atas kerja sama solid yang telah terjalin dalam kurun waktu tersebut.
Perjalanan duet maut ini di kancah reli internasional diwarnai berbagai pencapaian gemilang, termasuk saat mereka turun di ajang European Rally Championship (ERC) pada musim 2025 dengan mengandalkan Ford Fiesta Rally2. Konsistensi penampilan mereka membuahkan hasil manis ketika keluar sebagai runner-up ERC serta menyabet dua kemenangan seri yang sangat berkesan.
Kenangan manis tersebut semakin lengkap tatkala mereka promosi ke level tertinggi WRC menggunakan Ford Puma Rally1 pada musim 2026. Berbagai momen luar biasa berhasil diukir bersama di atas lintasan dunia yang menantang, memperkuat ikatan profesional di antara keduanya sebelum akhirnya memutuskan untuk menempuh jalan masing-masing.
Baca Juga Drama Etape Akhir Pupuskan Impian Gelar Juara Bersejarah Lia Block"Mengambil kemenangan di Rali Ceredigion di Wales dan Reli Kroasia bersama-sama akan selalu menjadi kenangan yang sangat istimewa, begitu pula kesempatan luar biasa untuk melangkah ke Rally1 di WRC musim ini. Kami telah berbagi beberapa momen fantastis di sepanjang jalan, dan saya mendoakan yang terbaik untuk Shane," tutup sang pereli dalam unggahannya.
Kendati demikian, perjalanan musim WRC mereka tidak sepenuhnya berjalan mulus dan kerap diwarnai berbagai kendala teknis serta insiden. Walaupun sempat memamerkan kilasan kecepatan yang menjanjikan, musim yang dipenuhi oleh hasil reli gagal finis atau retire tersebut menempatkan posisi terbaik mereka hanya pada peringkat ketujuh di Reli Sardinia.
Di sisi lain, salah satu highlight positif musim ini adalah ketika mereka mendominasi Grampian Forest Rally yang merupakan bagian dari British Rally Championship. Ajang yang juga menjadi kandidat reli putaran WRC Skotlandia musim berikutnya itu berhasil mereka menangkan di balik kemudi Fiesta Rally2 M-Sport, mengungguli pereli asal Estonia, Romet Jurgenson, yang mengendarai mobil serupa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi lebih lanjut mengenai program balap maupun susunan tim baru bagi Jon Armstrong maupun Shane Byrne untuk menghadapi kalender musim kompetisi 2027 mendatang. Para penggemar kini menantikan ke mana kedua figur berbakat ini akan berlabuh demi melanjutkan ambisi besar mereka di kancah reli global.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!