Sesi kualifikasi Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA atau WEC di Sirkuit Monza, Italia, menyajikan pertarungan teknis yang sangat sengit di bawah kondisi cuaca dingin. Pembalap tuan rumah, Antonio Fuoco, tampil luar biasa sepanjang sesi untuk mengamankan posisi start terdepan bagi tim pabrikan Ferrari dalam putaran final musim ini.

Mengemudikan mobil Hypercar AF Corse Ferrari 499P bernomor 50, pembalap asal Italia tersebut langsung mendominasi jalannya lintasan sejak sesi awal kualifikasi pada Sabtu sore. Di sela-sela ketatnya persaingan kelas utama, Fuoco mencatatkan waktu lap sensasional 1 menit 33,364 detik saat sesi Hyperpole berdurasi 10 menit berlangsung, di mana catatan waktu terus tajam mempertimbangkan kondisi trek yang menantang.

Performa luar biasa tersebut berhasil menempatkan sang pembalap di posisi puncak, mengungguli catatan waktu Mathieu Jaminet yang mengendarai mobil Genesis GMR-001 bernomor 19 dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni di bawah seperseratus detik saja. Jaminet sebelumnya sempat memimpin catatan waktu lewat torehan 1 menit 33,460 detik sebelum akhirnya dipatahkan oleh aksi brilian dari sang bintang Ferrari di detik-detik krusial sesi penentuan.

- Advertisement -
Advertisement

Selepas memastikan pole position di hadapan publik sendiri, Antonio Fuoco mengungkapkan kepuasannya atas kinerja teknis mobil yang dikelolanya sepanjang hari. Kondisi lintasan yang sebelumnya didominasi oleh trek basah pada seluruh sesi latihan bebas membuat kualifikasi ini menjadi momen pertama bagi seluruh kontestan untuk merasakan lintasan kering secara optimal.

Baca Juga Ferrari Bidik Kebangkitan di WEC Barcelona Demi Jaga Asa Gelar Juara

"Sangat istimewa bisa meraih pole di Monza dan saya sangat bahagia karena mobil bekerja dengan luar biasa hari ini. Kondisinya sangat rumit dan para kru melakukan pekerjaan luar biasa untuk menurunkan mobil ke lintasan dengan dasar pengaturan yang sangat menakjubkan," ujar Antonio Fuoco menggambarkan kerja keras krunya di garasi.

Sementara itu, perebutan posisi tiga besar juga berlangsung tidak kalah ketat. Earl Bamber sukses mengamankan posisi start ketiga untuk tim Jota Cadillac di atas kemudi Caddy V-Series.R LMDh nomor 38, berselisih tipis dari barisan depan setelah mencatatkan waktu 1 menit 33,541 detik. Di sisi lain, drama justru menimpa kubu Toyota yang merupakan kandidat kuat peraih gelar juara dunia pembalap, di mana kedua mobil mereka gagal menembus babak Hyperpole dan harus puas memulai balapan dari barisan belakang.

WEC Monza