Karier Esteban Ocon di ajang balap mobil bergengsi Formula 1 kini tengah menghadapi masa-masa senja dan penuh ketidakpastian. Di tengah situasi pelik tersebut, Prinsipal Tim Mercedes Toto Wolff bersama Fred Vasseur mengenang kembali bagaimana perjuangan awal sang pembalap merintis jalan hingga bisa menembus grid utama Formula 1 pada musim 2016 silam bersama tim Manor Racing.
Dilansir dari Motorsport.com, Toto Wolff mengungkapkan sebuah fakta menarik mengenai perjuangan finansial di balik debut Ocon. Menurut Wolff, Fred Vasseur yang saat itu memiliki peran krusial secara pribadi menggelontorkan dana sebesar satu juta dolar Amerika Serikat untuk menambal kekurangan anggaran agar Ocon bisa membalap di paruh kedua musim 2016 menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh pembalap lain.
Perjalanan Ocon menuju Formula 1 dimulai ketika ia bergabung dengan program pembalap muda Mercedes menjelang musim GP3 2015. Di bawah didikan dan naungan tim ART Grand Prix milik Vasseur, pembalap asal Prancis tersebut tampil luar biasa dan berhasil mengunci gelar juara dengan catatan 14 podium dari 18 balapan, termasuk rekor sembilan kali finis di posisi kedua secara beruntung.
Meskipun tampil gemilang, jalan menuju Formula 1 tidak serta-merta terbuka lebar. Rekor juara DTM Pascal Wehrlein saat itu lebih dulu mendapatkan kursi debut di Manor bersama Rio Haryanto yang pendanaannya kemudian terhenti di tengah musim. Ocon yang sempat beralih ke ajang DTM bersama ART akhirnya mendapatkan kesempatan emas tampil di sembilan seri terakhir musim 2016, asalkan ia mampu mengamankan dana sebesar dua juta dolar yang dibutuhkan tim Manor.
Dalam penuturannya, Wolff menjelaskan bagaimana skema pendanaan tersebut akhirnya bisa terwujud di detik-detik akhir sebelum tenggat waktu. "Di Mercedes kami mengambil alih manajemen Esteban, berkat Gwen Lagrue selaku bos akademi Mercedes, sebenarnya. Kemudian kami sepakat bekerja sama dengan Fred di GP3, kami memenangi kejuaraan bersama," kenang Wolff.
"Lalu tidak ada peluang nyata di Formula 1. Pintu DTM, kami melakukannya bersama. Dan kemudian, saya tidak tahu apakah ini sebenarnya diketahui publik, ketika tiba-tiba ada kursi kosong di Manor mulai dari Spa dan seterusnya, itu membutuhkan dua juta dolar, dan kami di Mercedes mengatakan kami dapat menyediakan satu juta untuk kursi itu, tetapi kami kekurangan satu juta, dan Fred mengeluarkan uang itu secara pribadi untuk memberi Esteban kesempatan," imbuh Wolff.
Baca Juga Kesalahan Set-up Ferrari Renggut Podium Hamilton di GP ASKini, masa depan Ocon kembali berada di ujung tanduk setelah ia harus kehilangan kursi balapnya akibat perselisihan internal di tim Haas. Menanggapi situasi sulit yang menimpa anak didiknya tersebut, Fred Vasseur memilih untuk bersikap hati-hati dan menolak memberikan komentar mendalam terkait friksi antara Ocon dan Prinsipal Tim Haas Ayao Komatsu.
"Untuk mengomentari apa yang terjadi di tim lain, itu sulit. Saya punya cukup banyak pekerjaan dengan orang-orang saya sendiri, dan saya tidak tahu apa yang terjadi antara Ayao, Haas, tim, dan pembalap. Saya tidak ingin memberikan komentar apa pun," ujar Vasseur.
Kendati demikian, Vasseur tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan mentalitas juang Ocon selama berkiprah di kejuaraan dunia balap roda terbuka ini. "Tentu saja, ini sangat disayangkan bagi Esteban karena saya pikir dia adalah seorang kompetitor murni. Dia mencurahkan banyak tenaga sepanjang musim untuk berada di F1, dan kita harus memiliki rasa hormat yang besar untuk ini. Sekarang, saya tidak akan berkomentar apa pun tentang situasi tersebut," pungkasnya.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!