Pandeglan, Nusantara Media - Wisata Pantai Carita , Pandeglang - Banten mengalami penurunan drastis jumlah pengunjung pada Sabtu ini, dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan hujan berkepanjangan yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini dikonfirmasi langsung oleh pengelola setempat, yang menyatakan bahwa ketidakstabilan cuaca menjadi penyebab utama sepinya destinasi wisata populer ini.

Edi, selaku pengelola Pantai Lagundi 2 Carita, menyampaikan kepada awak media bahwa pengunjung wisata memang menurun signifikan sejak pagi hari. "Kondisi wisata sepi akibat cuaca yang masih belum stabil. Dampak hujan berkepanjangan membuat wisatawan enggan berkunjung," ujar Edi. Ia menambahkan bahwa cuaca ekstrem ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir, memengaruhi akses dan kenyamanan para pelancong. Meski demikian, Edi tetap optimis dan berharap situasi membaik pada hari Minggu besok. "Mudah-mudahan hari Minggu pengunjung wisata meningkat, mengingat akhir pekan biasanya lebih ramai," tambahnya.

Menurut laporan, Pantai Carita yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara pada musim libur akhir pekan, kini tampak lengang. Pengelola menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang membuat pantai tidak aman untuk aktivitas seperti berenang, sehingga banyak calon pengunjung memilih menunda rencana mereka. Upaya pengelola untuk menginformasikan kondisi cuaca melalui media sosial dan papan pengumuman belum sepenuhnya efektif dalam menarik minat wisatawan.

Pihak pengelola juga menekankan pentingnya keselamatan pengunjung di tengah cuaca buruk. "Kami terus memantau perkembangan cuaca dan siap menyambut pengunjung jika kondisi membaik," kata Edi. Bagi wisatawan yang tetap ingin berkunjung, disarankan untuk memeriksa prakiraan cuaca terbaru dari BMKG sebelum berangkat.

Kondisi ini menjadi pengingat bagi industri pariwisata di Banten tentang dampak perubahan iklim terhadap sektor ekonomi lokal. Dengan harapan cuaca cerah esok hari, Pantai Carita diharapkan kembali bergairah dan mendongkrak kunjungan wisatawan.