Banten, Nusantara Media - Seorang wisatawan asal Jakarta Selatan bernama Rangga Hans Tri Putra (20 tahun) meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Ciantir Sawarna, Banten, pada Minggu pagi. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika korban nekat bermain air di area berbahaya yang ditandai bendera merah, meskipun tidak bisa berenang. Petugas lifeguard segera melakukan penyelamatan, namun upaya CPR gagal menyelamatkan nyawanya.
Menurut laporan dari Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) di tempat kejadian perkara (TKP), Rangga Hans bersama enam temannya berlibur ke Pantai Sawarna. Mereka berangkat dari rumah di Jakarta Selatan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Kelompok tersebut awalnya hanya bermain pasir di pantai, sebelum Rangga Hans memutuskan untuk berenang di zona terlarang. Arus kuat langsung membawa korban ke tengah laut.
Petugas lifeguard dengan sigap melakukan penyelamatan menggunakan metode body rescue dan board rescue. Korban berhasil dievakuasi ke daratan, tetapi diduga telah menelan terlalu banyak air laut, yang menyebabkan kondisinya kritis. Meskipun diberikan pertolongan pertama berupa CPR, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Enam teman korban yang selamat adalah: M. Hudzaifah Fathirizqullah (20 tahun), Gilang Rizki Ramadan (19 tahun), Ahmad Mudori (19 tahun), Agustian, Dian Faturizki, dan Rizal. Mereka semuanya berasal dari Jakarta Selatan dan sedang menikmati liburan akhir pekan. Pihak Balawista menekankan pentingnya mematuhi tanda peringatan di pantai, terutama di area dengan arus kuat seperti Pantai Sawarna yang dikenal sebagai destinasi wisata alam populer di Banten.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!