Jakarta, Nusantara Media - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) – Prakirawan BMKG Pusat mengeluarkan update peringatan dini cuaca ekstrem untuk masyarakat Jabodetabek.
 
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini berisiko menyebabkan genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas dan transportasi.

Mulai pukul 20:55 WIB hingga diperkirakan berlangsung sampai pukul 22:30 WIB pada Minggu, 18 Januari 2026. (Update terbit pukul 20:49 WIB).

Awal/Awal Potensi Tinggi : Kabupaten Tangerang – Mauk, Sukadiri, Teluknaga, Pakuhaji, dan sekitarnya.  
 Meluas ke :  
   - Kota Jakarta Pusat: Gambir, Sawah Besar.  
   - Kota Jakarta Utara: Penjaringan, Pademangan.  
   - Kota Jakarta Barat: Cengkareng, Grogol Petamburan, Taman Sari, Tambora, Kebon Jeruk, Kalideres, Kembangan.  
   - Kabupaten Tangerang: Balaraja, Jayanti, Tigaraksa, Cisoka, Kresek, Kronjo, Kemiri, Rajeg, Pasar Kemis, Kosambi, Sepatan, Curug, Cikupa, Panongan, Sukamulya, Kelapa Dua, Sindang Jaya, Sepatan Timur, Solear, Gunung Kaler, Mekar Baru.  
   - Kota Tangerang: Tangerang, Jatiuwung, Batuceper, Benda, Cipondoh, Karawaci, Periuk, Cibodas, Neglasari, Pinang, Karang Tengah, dan sekitarnya.

Dipicu oleh kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan konvektif aktif di wilayah Jabodetabek malam ini (berdasarkan analisis BMKG terkini, termasuk pengaruh monsun dan dinamika lokal).

Masyarakat diimbau tetap waspada, hindari area rawan banjir, persiapkan payung/jas hujan, pantau perkembangan cuaca melalui situs resmi BMKG (bmkg.go.id), aplikasi Info BMKG, atau akun @infoBMKG. Laporkan jika terjadi dampak cuaca ekstrem ke BPBD setempat.