Blitar, Nusantara Media – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0808/Blitar terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur pedesaan. Salah satu sasaran fisik utama, yaitu pengecoran jembatan penghubung di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, telah memasuki tahap pengecoran pada Rabu (18/2/2026).
Pengecoran jembatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan sarana prasarana desa untuk mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Jembatan dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 2 meter ini akan menghubungkan Dusun Barurejo dengan Dusun Sumber Mas, yang selama ini sering mengalami kesulitan akses, terutama pada musim hujan karena jalan licin dan rawan putus.
Kapten Inf Suwito, Pasiter Kodim 0808/Blitar, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama TMMD Ke-127 karena manfaatnya langsung dirasakan warga. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat, sebagai wujud kemanunggalan TNI-Rakyat dalam mempercepat pembangunan desa.
Dengan terwujudnya jembatan penghubung ini, konektivitas antar-dusun di Desa Krisik diharapkan semakin lancar. Hal ini akan mendorong peningkatan ekonomi lokal, memudahkan transportasi hasil pertanian, serta memperkuat interaksi sosial masyarakat. Program TMMD Ke-127 Kodim 0808/Blitar, yang digelar di Desa Krisik sejak 10 Februari 2026, tidak hanya menyasar infrastruktur fisik seperti jembatan, jalan, dan rumah tidak layak huni, tetapi juga kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pendidikan karakter.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!