Tangerang, Nusantara Media — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang terus memperkuat berbagai langkah strategis guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Tangerang. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang berlangsung di Aula Wiratama Bhayangkara Satlantas Polresta Tangerang pada Senin (27/7/2026).
Langkah ini diambil mengingat grafik kasus kecelakaan di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong tinggi, khususnya yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Octaviari Pratama, mengungkapkan bahwa dinamika lalu lintas di Kabupaten Tangerang membutuhkan penanganan khusus dan tidak bisa hanya mengandalkan pihak kepolisian semata. Angka fatalitas korban meninggal dunia akibat insiden di jalan raya menjadi fokus utama penanganan saat ini.
"Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong tinggi, khususnya angka fatalitas korban meninggal dunia. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas," tegas Kompol Fery di sela-sela kegiatan.
Guna merealisasikan target penurunan angka kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang menyepakati sejumlah langkah preventif dan represif yang terukur. Kompol Fery menjelaskan bahwa penanganan keselamatan jalan akan berfokus pada beberapa pilar utama, di antaranya:
- Memberikan pemahaman masif kepada masyarakat mengenai tata cara berkendara yang aman serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan jalan raya.
- Menindak secara tegas para pelanggar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
- Melakukan pengawasan ketat terhadap operasional truk sumbu tiga guna memastikan kepatuhan jalur, jam operasional, dan kelaikan kendaraan.
- Membatasi dan menertibkan penggunaan sepeda listrik di jalan raya agar sesuai dengan regulasi dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.
- Membangun kesadaran dan budaya tertib lalu lintas sejak dini melalui program edukasi anak usia sekolah.
- Menyusun agenda kegiatan bersama antarinstansi yang berjalan secara rutin dan terukur.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari jajaran PT Jasa Raharja hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Di antaranya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan.
Keterlibatan DBMSDA dinilai krusial untuk perbaikan sarana jalan dan penerangan, Dinas Kesehatan dalam kecepatan merespons penanganan medis darurat bagi korban, serta Dinas Pendidikan dan Jasa Raharja dalam memperkuat edukasi keselamatan di lingkungan sekolah dan penjaminan perlindungan korban.
Fery berharap, hasil dari rakor ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan mampu memperkuat kesepahaman dan komitmen bersama di lapangan.
"Kami berharap melalui rapat ini kesepahaman akan pentingnya menjaga keselamatan semakin kuat. Dengan begitu, upaya mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan selamat dapat dilaksanakan secara kolaboratif oleh semua pihak," pungkasnya.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!