Mantan bos Haas, Guenther Steiner, meyakini bahwa performa Andrea Kimi Antonelli di Formula 1 musim ini membuat Mercedes tidak lagi membutuhkan jasa Max Verstappen. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi masa depan sang juara dunia empat kali yang terus bergulir.
Verstappen memang lama dikaitkan dengan kepindahan sensasional ke Mercedes. Namun, dengan Red Bull yang belum mampu menyaingi dominasi Silver Arrows musim ini, masa depan pembalap Belanda itu menjadi bahan perbincangan hangat. Verstappen sendiri belum meraih kemenangan satupun di musim ini dan berada di posisi keenam klasemen dengan 109 poin, tertinggal 110 poin dari pemimpin klasemen, Antonelli.
Steiner menilai, berkat penampilan luar biasa Antonelli sepanjang tahun ini, Mercedes akan berpikir dua kali untuk merekrut Verstappen. "Apa yang saya pikir menjadi masalah bagi Max saat ini adalah, jika Anda bertanya kepada saya tiga atau empat hari lalu, saya akan bilang pindah ke McLaren adalah langkah menyamping. Setelah Grand Prix Hungaria, mungkin itu bukan lagi langkah menyamping, tapi keadaan berubah sejak saat itu," ujar Steiner dalam podcast Up To Speed.
"Jika Max pergi ke suatu tempat, jelas dia ingin ke tim yang lebih baik dari Red Bull, dan tidak banyak tim yang lebih baik dari Red Bull. Mungkin Red Bull saat ini tidak berada di posisi terdepan seperti beberapa tahun lalu, tapi mereka tetap salah satu dari empat tim besar yang bagus," tambahnya.
"Kursi di Ferrari sudah terisi. Di Mercedes, saya rasa mereka sudah menemukan Max Verstappen berikutnya. Jadi, mungkin mereka tidak butuh Max Verstappen yang asli saat ini," tegas Steiner.
Selain Mercedes, Verstappen juga santer dikaitkan dengan McLaren. Namun, Steiner meragukan langkah tersebut. "Lalu ada McLaren, tapi McLaren hingga beberapa balapan lalu, apakah mereka benar-benar lebih baik dari Red Bull? Karena saya pikir Red Bull punya satu keunggulan: mereka punya mesin sendiri sekarang, itu sebuah keuntungan," jelas Steiner.
"Jika Anda punya mesin pabrikan, maksud saya McLaren tampil sangat baik dengan mesin customer Mercedes. Tapi pada akhirnya, McLaren mungkin satu-satunya kemungkinan bagi Max, dan saya tidak tahu apakah kemungkinan itu ada. Ada rumor bahwa Oscar mungkin bisa pergi ke Red Bull, tapi saya pikir itu hal terbesar bagi Max: jika Max pergi ke suatu tempat, dia ingin ke tim terbaik yang ada," pungkasnya.
Add us as preferred source
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!