George Russell tak lagi punya banyak alasan untuk bersembunyi. Di tengah musim 2026 yang berjalan pahit, ia justru memilih jujur di depan media: Kimi Antonelli, rekan setimnya di Mercedes, sedang tampil lebih baik. Pengakuan itu menuai pujian, salah satunya dari mantan pembalap Formula 1, David Coulthard.

Musim ini memang milik Antonelli. Pembalap muda Italia itu baru saja memenangi Grand Prix Spanyol perdana di sirkuit anyar Madring, kemenangan kedelapannya sepanjang tahun. Kemenangan tersebut memperlebar jarak di klasemen menjadi 81 poin atas Russell yang tertahan di posisi kedua. Russell sendiri hanya mampu finis kelima, sebuah hasil yang menggambarkan betapa sulitnya ia mengejar laju rekannya.

Padahal, Russell datang ke Grand Prix Australia sebagai salah satu favorit juara. Ia menang di Melbourne, lalu juga menang di sprint China. Namun setelah itu, kemenangan demi kemenangan direbut Antonelli, dan harapan Russell perlahan menguap. Dalam podcast Up To Speed, Coulthard memuji kejujuran Russell yang mengakui performa apik Antonelli di setiap sesi media.

- Advertisement -
Advertisement

“Saya pikir apa yang kita lihat adalah, sama seperti formula tahun ini lebih cocok untuk Lewis [Hamilton] dibandingkan Charles [Leclerc], ada pergeseran performa mereka dari tahun lalu ke tahun ini,” ujar Coulthard. “Oscar [Piastri] juga menurun performanya dibanding Lando [Norris], padahal tahun lalu ia memimpin kejuaraan hingga Baku. Jadi, ini memang pasang-surut dari formula ini.”

Lebih lanjut, Coulthard menyoroti bagaimana Antonelli justru semakin hidup, sementara Russell berada di ujung tanduk. “Kimi tampil luar biasa dan George sedang terpojok. Tapi jujur, saya rasa George sudah menerimanya. Ia menghadapi media, menjawab pertanyaan. Ia bahkan memberi wawancara dengan Martin Brundle akhir pekan lalu dan berkata, 'Lihat, Kimi memang melakukan pekerjaan yang lebih baik dariku saat ini.' Itu butuh keberanian untuk mengakui hal seperti itu di depan publik,” tambahnya.

Baca Juga Wolff Tak Punya Uang? Ini Arti Sebenarnya untuk Mercedes

Dalam dunia balap yang sering kali dipenuhi alasan dan pembelaan diri, sikap Russell dinilai menyegarkan. Coulthard menegaskan bahwa banyak pembalap cenderung menutup mata dan mencari dalih, tetapi Russell tidak. “Saya percaya pada George. Saya turut prihatin. Ini kejuaraan yang perlahan menjauh, tapi usianya masih cukup muda untuk punya momennya sendiri,” pungkasnya.

Dengan delapan kemenangan Antonelli dan 81 poin keunggulan, akankah Russell mampu membalikkan keadaan? Atau justru musim ini akan menjadi panggung bagi Antonelli untuk mengukuhkan diri sebagai bintang baru Mercedes? Yang jelas, kejujuran Russell telah mencuri perhatian, bahkan dari mereka yang pernah berada di posisinya.