Mercedes telah mengonfirmasi bahwa George Russell harus menjalani penalti grid Formula 1 musim ini, namun tim belum memutuskan di mana akan memasang mesin baru tersebut.
Masalah reliabilitas sepanjang paruh pertama musim 2026 membuat Mercedes menghadapi kemungkinan Russell dan Andrea Kimi Antonelli melebihi jatah empat unit tenaga yang diizinkan untuk musim ini.
Mercedes sebelumnya sudah memutuskan bahwa Antonelli akan start dari posisi belakang pada Grand Prix Italia di kandangnya untuk memasang mesin baru. Kini, pabrikan Jerman itu mengungkapkan bahwa Russell juga membutuhkan unit tenaga kelima sebelum akhir tahun.
Russell mengalami kegagalan unit tenaga di Grand Prix Kanada serta masalah saat kualifikasi Grand Prix Hungaria, sementara Antonelli mundur di Barcelona karena masalah mesin.
"Kami belum menentukan di mana George akan menjalani penalti, tetapi kedua pembalap akan terpengaruh," kata wakil principal Mercedes, Bradley Lord, dalam acara Nu Silver Arrows Radio Show.
"George mundur di Kanada, Kimi mundur di Barcelona, dan George juga berhenti di akhir kualifikasi di Hungaria. Jika itu terjadi saat balapan, dampaknya bisa jauh lebih besar."
"Kami harus mengelola sisa balapan sehingga kedua mobil mencapai akhir musim dengan komponen yang paling segar dan berperforma terbaik. Ini adalah keseimbangan konstan antara risiko menjalankan komponen dengan jarak tempuh tinggi dan biaya poin akibat penalti grid serta pemulihan melewati lapangan."
Russell tertinggal 59 poin dari rekan setimnya sekaligus rival langsung gelar juara, Antonelli, di klasemen pembalap dengan 11 balapan tersisa. Ketidakpastian yang berkepanjangan seputar balapan terakhir di Qatar dan Abu Dhabi akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah hanya menambah dilema yang dihadapi Mercedes.
Baca Juga FIA Kecam Serangan Online ke Steward Usai Penalti Colapinto di GP Belanda"Setiap balapan menambah jarak tempuh dan pembelajaran bagi Mercedes serta tim pelanggan. Komponen diperiksa terus-menerus, dan kami menilai apakah langkah-langkah penahanan sebelumnya telah menyelesaikan masalah yang mendasarinya," jelas direktur teknik di lintasan Mercedes, Andrew Shovlin.
"Keyakinan kami untuk menjalankan unit tenaga hingga balapan keenam atau ketujuh mungkin lebih tinggi dalam beberapa balapan dibandingkan hari ini, jadi rencana ditinjau setelah setiap akhir pekan."
Di mana Russell bisa memasang mesin baru? Setelah Grand Prix Italia di Monza, F1 menuju ke sirkuit jalan raya baru Madrid untuk Grand Prix Spanyol. Sangat tidak mungkin Mercedes akan memasang unit tenaga baru di Madrid mengingat ini adalah wilayah yang belum dipetakan. Setelah Grand Prix Spanyol, ada tiga sirkuit jalan raya lagi di kalender: Baku, Singapura, dan Las Vegas.
Salah satu opsi adalah Russell menjalani penalti grid di Malaysia, yang jatuh tepat di antara Azerbaijan dan Singapura. Sepang adalah salah satu trek terbaik untuk peluang menyalip, namun acara tersebut adalah balapan kandang pemasok bahan bakar Mercedes, Petronas.
Venue lain yang layak untuk menjalani penalti grid adalah di COTA, Mexico City, atau Interlagos, meskipun Brasil kemungkinan akan dianggap terlalu berisiko karena peluang menyalip yang terbatas.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!