Bandung , Nusantara Media - Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim kembali menorehkan capaian membanggakan dengan berhasil melalui Audit Surveillance 2 Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 tanpa temuan mayor maupun minor. Audit yang dilaksanakan pada Jumat (19/6) tersebut dilakukan oleh lembaga sertifikasi internasional TÜV NORD Indonesia.
Audit Surveillance merupakan bagian dari proses pemeliharaan sertifikasi ISO 9001:2015 yang bertujuan untuk memastikan sistem manajemen mutu yang diterapkan Rumah Yatim tetap berjalan efektif dan sesuai dengan standar internasional. Selain itu, audit ini juga menjadi salah satu tahapan persiapan menuju proses sertifikasi ulang pada tahun mendatang.
Kegiatan audit berlangsung di Kantor Pusat Rumah Yatim yang berlokasi di Jalan Buah Batu No. 296, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Proses audit mencakup pemeriksaan dokumen, wawancara dengan pihak terkait, observasi langsung, serta evaluasi terhadap kebijakan dan prosedur yang diterapkan di berbagai unit kerja.
Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Rumah Yatim, Auliani G. Shofi, menjelaskan bahwa audit dilakukan oleh auditor TÜV NORD Indonesia, Faber Siahaan, dengan melibatkan jajaran direksi dan manajemen Rumah Yatim.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pemeliharaan sertifikasi serta persiapan menuju sertifikasi ulang tahun depan," ungkap Auliani.
Berdasarkan hasil audit, sistem manajemen yang diterapkan Rumah Yatim dinilai telah memenuhi standar internasional yang ditetapkan. Auditor juga memberikan sejumlah masukan sebagai bahan pengembangan dan peningkatan kualitas di masa mendatang.
"Alhamdulillah, hasil audit menunjukkan tidak ada temuan mayor maupun minor untuk Rumah Yatim. Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Hasil tersebut menegaskan komitmen Rumah Yatim untuk senantiasa memberikan layanan yang berkualitas, transparan, konsisten, dan amanah kepada masyarakat hingga pelosok negeri," tuturnya.
Menurut Auliani, penerapan standar internasional menjadi salah satu bentuk kesungguhan Rumah Yatim dalam memastikan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya dilakukan secara profesional, terukur, dan bertanggung jawab.
Ia juga berharap pendampingan yang dilakukan TÜV NORD Indonesia dapat terus membantu pengembangan sistem manajemen organisasi sehingga kualitas layanan Rumah Yatim semakin baik dari waktu ke waktu.
"Kami berharap hasil audit ini semakin memperkuat kepercayaan donatur dan masyarakat bahwa Rumah Yatim tetap berkomitmen menjaga tata kelola organisasi yang berkualitas, akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Setiap amanah yang dipercayakan kepada Rumah Yatim dikelola sesuai prosedur yang berlaku dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Auliani menuturkan jika keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Rumah Yatim dalam menerapkan budaya mutu di seluruh lini organisasi. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, serta pejuang kebaikan yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan dukungannya.
"Pencapaian ini tidak lepas dari kolaborasi dan kedermawanan para pejuang kebaikan yang senantiasa membersamai setiap langkah dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami dari Rumah Yatim mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menebar kebaikan dan menghadirkan perubahan yang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan," tandasnya.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!