Liam Lawson mendapat pujian dari bos Red Bull, Laurent Mekies, setelah tampil impresif sebagai pengganti mendadak di Grand Prix Belanda. Pembalap asal Selandia Baru itu harus naik ke kursi balap Red Bull di Zandvoort menggantikan Isack Hadjar yang cedera pergelangan tangan saat libur musim panas.
Meski baru diberi tahu mendadak dan harus langsung berhadapan dengan Max Verstappen di kandangnya sendiri, Lawson beradaptasi dengan baik. Ia hanya tertinggal sepersepuluh detik dari rekan setimnya di kualifikasi dan finis kedelapan. Saat Verstappen mengalami kecelakaan besar di lap pembuka, Lawson menjadi ujung tombak Red Bull dan finis ketujuh—terbaik di antara pembalap non-tiga besar.
Mekies mengakui Lawson sudah memaksimalkan hasil yang bisa diraih Red Bull, yang akhir pekan itu tidak mampu bersaing dengan McLaren, Mercedes, dan Ferrari.
"Sulit sekali sekarang untuk berpindah dari satu tim ke tim lain, jadi saya pikir Liam melakukan yang terbaik," ujar Mekies kepada Sky Sports F1. "Dia jelas tampil sangat baik di kualifikasi kemarin, hanya terpaut sepersepuluh dari Max. Hari ini balapan sendirian. Kami kehilangan patokan dari Max, jadi tidak bisa menilai kecepatan, tapi dia mengambil poin, poin posisi ketujuh, dan itu mungkin yang terbaik yang bisa dia lakukan hari ini."
Baca Juga Ferrari Dapat Peringatan Akan 'Ujian Pertama' Dinamika Hamilton-LeclercLawson sendiri mengaku balapan yang berat. "Hari ini sulit, jujur saja. Lap pertama cukup menyenangkan, tapi setelah itu kami kesulitan mengejar kecepatan para pembalap depan," katanya. "Setelah kemarin, saya tahu ini akan sulit. Mungkin tidak sesulit ini, kami benar-benar kesulitan mengimbangi tim depan, tapi saya yakin ada banyak hal yang bisa saya pelajari."
Hasil ini membuat Lawson naik ke posisi sembilan klasemen dengan 49 poin, unggul lima angka dari Pierre Gasly. Penampilannya di Zandvoort jelas memberi sinyal bahwa ia layak diperhitungkan di masa depan Red Bull.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!