Johann Zarco menerima hukuman turun tiga posisi di grid untuk Grand Prix San Marino setelah dianggap menghalangi Marco Bezzecchi selama sesi kualifikasi. Insiden tersebut membuat pembalap LCR Honda itu harus memulai balapan Minggu dari posisi ke-14, turun dari posisi ke-11 yang ia raih di sesi kualifikasi.
Kejadian bermula ketika Bezzecchi, yang berhasil merebut pole position dengan catatan waktu 1 menit 29,982 detik, mengeluhkan bahwa Zarco telah merusak lap bersihnya di sesi Q2. Rekaman ulang menunjukkan Zarco melaju lambat di depan pembalap Aprilia itu melalui Tikungan 5 dan 6. Steward FIM kemudian menyelidiki insiden tersebut dan memutuskan bahwa Zarco mengendarai motor secara tidak bertanggung jawab.
Hukuman ini menjadi pukulan kedua bagi Zarco dalam dua pekan berturut-turut. Sebelumnya, ia harus menjalani double long lap penalty di Aragon sebagai konsekuensi dari insiden multi-pembalap di Grand Prix Catalan Mei lalu yang mengakibatkan ia cedera. Kini, posisinya di grid San Marino melorot, dan ia harus bekerja ekstra keras untuk bisa bersaing di barisan depan.
Sementara itu, Bezzecchi menunjukkan performa impresif dengan merebut pole position, disusul oleh Marc Marquez. Pembalap Gresini Ducati, Fermin Aldeguer, yang harus melewati Q1, berhasil menempati posisi ketiga. Bezzecchi mengaku senang meski sesi kualifikasi berjalan sulit karena banyaknya bendera kuning. "Saya bertemu banyak bendera kuning, dan sulit untuk menemukan konsentrasi," ujarnya. "Di stint pertama, saya bertahan satu lap lebih lama dan untungnya itu menjadi lap terbaik saya, karena di stint kedua saya tidak bisa mendapatkan lap yang bersih. Zarco merusak satu-satunya lap bersih saya, jadi itu sulit. Tapi saya sangat senang. Tim melakukan pekerjaan luar biasa dan sekarang kami fokus ke balapan."
Hukuman terhadap Zarco juga sejalan dengan penalti yang dijatuhkan kepada pembalap VR46, Franco Morbidelli, yang dianggap berulang kali menghalangi pembalap lain selama sesi latihan bebas. Morbidelli harus menjalani long lap penalty di balapan utama. Keputusan ini menegaskan ketegasan steward dalam menindak pelanggaran yang mengganggu jalannya sesi kualifikasi dan latihan.
Baca Juga Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Aragon, Jorge Martin TertinggalDengan grid penalty ini, Zarco dipastikan akan start dari posisi ke-14, sementara posisi kualifikasinya yang semula tetap berlaku untuk sprint race. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Zarco yang tengah berjuang mengembalikan performa terbaiknya setelah insiden di Catalan. Di sisi lain, Bezzecchi berpeluang memanfaatkan pole position untuk meraih hasil maksimal di Misano, sirkuit yang ia kuasai dengan baik.
Balapan Grand Prix San Marino akan menjadi ujian bagi Zarco untuk bangkit dari keterpurukan, sementara Bezzecchi berambisi mengubah pole menjadi kemenangan. Para penggemar motorsport dapat menyaksikan bagaimana drama di grid memengaruhi jalannya balapan nanti.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!