Sebastian Vettel kembali ke lintasan. Juara dunia empat kali Formula 1 itu menjadi magnet utama dalam pengumuman perdana empat pembalap untuk Race Of Champions (ROC) 2027 di Wellington, Selandia Baru. Bagi Vettel, ini bukan sekadar ajang eksibisi: ia pernah berjanji kepada penyelenggara agar ROC digelar di negeri kiwi setelah terpesona oleh keindahan Selandia Baru saat berkunjung ke Sydney.
Vettel bukan nama baru di ROC. Sejak 2007, ia hanya absen dua kali dan pernah mendominasi Nations' Cup enam tahun beruntun (2007-2012) bersama Michael Schumacher, lalu menang lagi pada 2017 bersama Pascal Wehrlein. Gelar juara utama ROC juga diraihnya di London pada 2015. "Sebelum ROC Sydney, saya berkunjung ke Selandia Baru dan terpesona. Saya bercanda, 'Bisakah ROC berikutnya di Selandia Baru?' Sekarang saya menantikan bertarung melawan banyak juara dunia di Wellington," ujarnya.
Menemani Vettel adalah Valtteri Bottas, pembalap F1 aktif yang kini memperkuat tim papan bawah Cadillac. Ini akan menjadi penampilan ketiga Bottas di ROC. Meski belum pernah menang, kehadirannya menambah bobot daftar pembalap karena ia masih aktif bersaing di grand prix.
Dua nama lain yang diumumkan adalah Chaz Mostert, juara Supercars 2025 yang melakukan debut ROC tahun lalu di Australia, dan Hayden Paddon, bintang reli Selandia Baru dan mantan pemenang WRC. Paddon menyebut ROC sebagai momen bersejarah. "Ini kesempatan sekali seumur hidup bagi penggemar motorsport Selandia Baru untuk melihat pembalap F1, WRC, dan sirkuit bertarung dengan mobil yang sama di stadion terkenal," katanya.
ROC 2027 dijadwalkan berlangsung 9-10 Januari di Hnry Stadium, Wellington. Ini menjadi edisi pertama ROC di Selandia Baru, memperluas jangkauan ajang yang biasanya digelar di Eropa, Amerika, dan Australia. Dengan format head-to-head menggunakan mobil identik, ROC selalu menyajikan duel seru antar disiplin ilmu, dari Formula 1, reli, hingga touring car.
Baca Juga Ferrari Diperingatkan Soal Sayap Belakang RadikalBagi Vettel, ROC bisa menjadi panggung nostalgia. Setelah pensiun dari F1 pada akhir 2022, ia belum banyak terlihat di balapan kompetitif. Kehadirannya di Wellington akan menarik perhatian penggemar yang merindukan aksinya. Sementara Bottas, yang masih berjuang di F1 bersama Cadillac, bisa memanfaatkan ROC untuk menjaga ketajaman di luar musim.
Paddon dan Mostert mewakili generasi pembalap dari belahan dunia selatan. Paddon, yang pernah menang di WRC, kini aktif di berbagai ajang reli dan menjadi ikon di Selandia Baru. Mostert, dengan gelar Supercars, menunjukkan kekuatan touring car Australia. Kombinasi ini menjanjikan duel lintas disiplin yang menarik.
Dengan baru empat nama, ROC 2027 masih akan mengumumkan pembalap lain dalam beberapa bulan ke depan. Jika melihat tradisi, biasanya akan ada nama-nama dari MotoGP, rallycross, dan mungkin beberapa legenda. Antusiasme di Selandia Baru pun mulai membara, apalagi tiket untuk acara dua hari ini diprediksi cepat terjual.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!