Kemenangan Kimi Antonelli di Grand Prix Spanyol 2026 memang sudah tercatat, tapi ada rasa yang mengganjal. Menurut analis F1 TV, James Hinchcliffe, pembalap Mercedes itu tetap akan merasakan 'sakit' karena tahu Lando Norris punya mobil yang lebih cepat.

Antonelli, yang kini memimpin klasemen, meraih kemenangan kedelapannya musim ini di sirkuit Madring. Ia unggul 81 poin dari rekan setimnya, George Russell. Namun, kemenangan tersebut sangat bergantung pada momen virtual safety car (VSC) yang tepat.

Norris, yang start dari pole, sudah membangun keunggulan kuat di stint awal. Saat VSC dikerahkan tepat setelah pembalap McLaren itu melewati pintu pitlane, Antonelli memanfaatkannya dengan pitstop yang lebih murah. Norris kemudian masuk pit setelah VSC berakhir dan harus menelan waktu empat detik lebih lama.

- Advertisement -
Advertisement

Hinchcliffe menilai kecepatan McLaren akan membuat Antonelli frustrasi. "Saya tidak ingin mengatakan lebih baik beruntung daripada bagus, tapi kadang-kadang bagus untuk menjadi keduanya karena kita tahu dia bagus. Dia pasti bagus. Tapi dia punya keberuntungan dan Anda bahkan mendengarnya di wawancara pasca-balapan, dia seperti, 'Ya, kami akan menerimanya,'" ujar Hinchcliffe dalam siaran pasca-balapan F1 TV.

"Kalian tahu bagaimana rasanya sebagai pembalap. Bahkan ketika Anda menang, ketika Anda tahu ada yang lebih cepat dari Anda, itu tetap menyakitkan. Anda ingin menjadi pembalap terbaik hari itu. Dan saya tidak think kita bisa mengatakan bahwa dia yang terbaik," tambahnya.

Baca Juga Rekor Kualifikasi F1 2026: Leclerc vs Hamilton Imbang

Meski begitu, Antonelli tampil sangat lengkap dan melakukan apa yang harus dilakukan. Tapi seperti kata Hinchcliffe, "itu menarik untuk melihat bahkan pembalap muda dengan begitu banyak kesuksesan musim ini, terbakar ketika dia tahu dia bukan yang terbaik pada hari itu."

Kemenangan ini tetap memperlebar jarak Antonelli di puncak klasemen, namun bayang-bayang kecepatan Norris akan menjadi catatan tersendiri. Di dunia F1, terkadang kemenangan tidak selalu berarti dominasi.