Jorge Martin kembali menghadapi cobaan fisik. Setelah terpaksa kehilangan peluang kemenangan di MotoGP San Marino akibat arm pump, pembalap Aprilia itu kini harus menentukan langkah selanjutnya: menjalani operasi atau terus bertahan. Keputusan final akan diambil setelah balapan di Austria akhir pekan ini.
Gejala arm pump—penyempitan saraf di lengan kanan—sudah muncul sejak sesi latihan di Misano. Namun puncaknya terjadi pada balapan Minggu, ketika Martin melesat ke depan dan memimpin lima lap pertama. Sayang, rasa sakit dan mati rasa di lengan kanannya membuatnya turun ke posisi kelima. Ini bukan cedera pertama bagi Martin; sejak bergabung dengan Aprilia, ia kerap dihantui masalah kebugaran yang menghambat konsistensinya.
Pada Rabu, Martin akan menjalani pemeriksaan medis di Barcelona bersama spesialis lengan yang biasa menanganinya. Hasil pemeriksaan itu akan menentukan apakah ia perlu naik meja operasi. "Setelah Austria kami akan mengevaluasi bagaimana mengatasi masalah fisik ini dan menganalisis solusi yang mungkin," ujar Martin.
Operasi arm pump memang relatif sederhana dan masa pemulihannya cepat. Jika memilih jalur ini, Martin berpeluang kembali fit untuk MotoGP Jepang pada 4 Oktober. Namun, risiko komplikasi tetap ada. Seperti yang ia sendiri katakan, "operasi selalu bisa membawa komplikasi dan itu harus dipertimbangkan dengan hati-hati," terutama karena musim memasuki fase krusial.
Situasi di klasemen semakin memanas. Martin sempat memimpin dengan 193 poin pada akhir Juni, unggul 40 poin atas Marc Marquez yang saat itu tertinggal di posisi kelima. Namun dalam empat balapan, Marquez—yang kini membela Ducati—telah menyamakan kedudukan menjadi 274 poin. Marquez unggul lewat hitungan countback berkat lima kemenangan, sedangkan Martin baru sekali menang.
Baca Juga Pedro Acosta: Rencana KTM Berjalan, Pace Misano MenjanjikanTekanan pun semakin besar. Martin harus segera mengatasi masalah arm pump-nya jika ingin tetap bersaing memperebutkan gelar. Balapan di Austria, yang ia sukai, bisa menjadi tolok ukur apakah kondisinya membaik atau justru memburuk. "Misano tidak berjalan sesuai harapan. Meski begitu, kami mengambil sisi positifnya, karena di balapan panjang saya memiliki perasaan dan pace yang baik; saya berkendara seperti yang saya suka sampai saya mulai merasakan lengan saya menegang," tambahnya.
Kini, semua mata tertuju pada Red Bull Ring. Martin akan menjalani sesi latihan dan balapan di Austria sebelum memutuskan langkah medis. Jika ia mampu tampil tanpa gangguan, kansnya untuk tetap di jalur juara tetap terbuka. Namun jika arm pump kembali kambuh, opsi operasi tampaknya tak terhindarkan. Yang jelas, perjalanan Martin musim ini masih jauh dari kata mulus.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!