Max Verstappen memang tidak pernah kehilangan cara untuk membuat paddock tersenyum. Jelang Grand Prix Spanyol di Madrid, juara dunia empat kali itu mengungkap rencananya yang cukup nyeleneh: menantang 100 karter di Sirkuit Silverstone, Inggris, pekan depan. Tantangannya? Start dari belakang dan menyalip semuanya dalam 30 lap. Dan yang paling menggelitik, ia sama sekali belum melakukan persiapan apa pun.

"Tidak, saya tidak melakukan apa-apa," ujar Verstappen santai ketika ditanya apakah ia sudah menelusuri siapa saja pesaingnya. "Saya akan datang begitu saja dan bersenang-senang. Kita lihat nanti. Tapi ya, itu banyak sekali orang." Pernyataan itu disampaikannya dalam sesi jumpa pers menjelang balapan di Madrid, menunjukkan bahwa pembalap Red Bull Racing ini benar-benar ingin menikmati momen tanpa beban.

Bayangkan saja: 100 go-karter dari berbagai latar belakang—atlet, streamer, kreator konten, hingga penggemar—akan memadati grid Silverstone. Verstappen harus memulai dari posisi paling belakang dan menyalip satu per satu dalam 30 putaran. Secara matematis, ia perlu melewati lebih dari tiga karter per lap. Tentu bukan perkara mudah, bahkan bagi pembalap sekaliber dia. "Start dari belakang akan menantang, tapi saya harap bisa menyalip mereka semua. Tapi kita belum tahu. Saya bahkan belum tahu formatnya saat ini. Jadi saya akan datang dan melakukan apa yang bisa saya lakukan," tambahnya.

- Advertisement -
Advertisement

Rival-rivalnya pun angkat bicara. Charles Leclerc dari Ferrari memberikan peringatan ringan. "Maksud saya, 100 itu banyak. Jujur, satu-satunya saran saya mungkin jangan menabrak Max, karena dia masih punya musim untuk diselesaikan. Dan Max harus hati-hati, karena saya tidak tahu seberapa profesional pembalap-pembalap itu," kata Leclerc di Italia. "Tapi 100 pembalap itu cukup banyak di lintasan, jadi saya pikir akan menyenangkan. Tapi jelas, saat balapan melawan salah satu pembalap terbaik di dunia, mereka mungkin akan kesulitan."

Sementara itu, Carlos Sainz dari Williams justru memberikan analisis optimistis. "Saya melakukan balapan karting kemarin bersama tim saya. Saya start dari posisi 20 karena grid terbalik dan saya finis P1 dalam lima lap. Jadi menurut perhitungan saya, jika ada 20 kali lipat lagi, dalam 20 lap Max pasti sudah P1. 15-20 lap, atau entah lah, tergantung seberapa banyak overtaking. Tapi dia akan menang dengan mudah," ujarnya di Madrid. Komentar Sainz ini setidaknya memberikan gambaran bahwa Verstappen punya kecepatan yang mumpuni untuk menuntaskan misi tersebut.

Baca Juga Vowles Akui Cemas Kehilangan Sainz dan Albon di Tengah Krisis Williams

Terlepas dari prediksi tersebut, tantangan ini tetap menarik untuk disimak. Bagaimana tidak, Verstappen akan berhadapan dengan 100 orang yang mungkin tidak semuanya memiliki jam terbang tinggi di lintasan. Risiko tabrakan tentu ada, terutama ketika ia harus melewati banyak pembalap yang mungkin kurang pengalaman. Namun, bagi Verstappen, ini adalah kesempatan untuk bersenang-senang di luar tekanan kompetisi Formula 1 yang ketat.

Yang jelas, aksi ini akan menjadi tontonan segar di tengah musim F1 yang penuh intrik. Verstappen sendiri tampaknya tidak ambil pusing dengan ekspektasi. Ia hanya ingin datang, mengendarai, dan menikmati momen. Apakah ia akan berhasil menyalip 100 karter dalam 30 lap? Kita tunggu saja di Silverstone. Satu hal yang pasti, sensasi dan hiburan sudah terjamin.