George Russell kembali menegaskan dominasi Mercedes di sesi latihan bebas Formula 1 Grand Prix Spanyol. Pembalap asal Inggris itu mencatatkan long run tercepat dengan bahan bakar penuh, meninggalkan rival terdekatnya, Max Verstappen, dengan selisih 0,13 detik per lap. Sesi latihan bebas pertama dan kedua di Madring, sirkuit baru di Madrid, menjadi panggung bagi Mercedes untuk menunjukkan taringnya.
Namun, yang membuat kompetitor waspada bukan hanya kecepatan satu lap. Data long run menunjukkan Mercedes memiliki keunggulan signifikan dalam hal konsistensi dan manajemen ban. Russell mampu mempertahankan pace kompetitif sepanjang stint, sementara Verstappen harus puas menjadi penantang terdekat. Kimi Antonelli, pemimpin klasemen pembalap, berada di posisi ketiga tercepat dengan selisih 0,55 detik per lap dari Russell.
Ferrari dan McLaren Tertinggal Jauh
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Ferrari dan McLaren. Kedua tim tampil mengecewakan dalam simulasi balapan. Kedua pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, sekitar sembilan persepuluh detik per lap lebih lambat dari Mercedes. Sementara itu, Oscar Piastri bahkan tertinggal 1,51 detik per lap. Rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, tidak dapat menyelesaikan long run karena masalah teknis.
Melihat data ini, apakah Mercedes sudah menunjukkan seluruh potensinya? Jika menengok ke belakang, pada balapan sebelumnya di Italia, Mercedes juga tidak terlalu menonjol pada hari Jumat. Saat itu, mereka masih setara dengan Ferrari dalam long run, sementara McLaren tertinggal dua persepuluh detik. Namun, pada hari balapan, Mercedes justru delapan persepuluh detik per lap lebih cepat dari keduanya. Pola ini bisa menjadi pertanda buruk bagi rival.
Keunggulan di Sektor Akhir
Dari analisis telemetri, keunggulan Mercedes tampaknya berasal dari manajemen baterai yang superior. Tim Silver Arrows terlihat menggunakan daya baterai lebih sedikit di sektor pertama, namun tetap kompetitif. Sebaliknya, di sektor akhir, Mercedes memiliki keunggulan kecepatan puncak yang jelas, yang sangat menguntungkan dalam mode long run. Mercedes juga mencatat waktu terbaik di sektor ketiga selama simulasi kualifikasi, dan dengan bahan bakar penuh, keunggulan itu semakin membesar.
Baca Juga Sainz ke Pabrikan Williams: Anggap Ini Tantangan PribadiMeskipun demikian, perlu diingat bahwa Madring masih sirkuit baru. Tim-tim masih melakukan eksperimen setup, dan perubahan besar bisa terjadi menjelang kualifikasi. Kompetisi juga tampak lebih dekat dalam satu lap. Jika waktu sektor terbaik masing-masing pembalap dijumlahkan, Charles Leclerc berpotensi menjadi yang tercepat dengan 1:33.478. Namun, dari enam pembalap teratas, hanya Arvid Lindblad yang mampu menggabungkan semua waktu sektor terbaiknya dalam satu lap utuh.
Dengan dominasi Mercedes di sesi latihan, tekanan kini beralih ke para penantang. Apakah mereka mampu membalikkan keadaan di sisa akhir pekan? Ataukah Mercedes akan terus melaju tanpa hambatan? Kita tunggu aksi di lintasan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!