Menatap musim kompetisi FIA Formula 3 tahun 2027, Van Amersfoort Racing (VAR) resmi mengumumkan susunan pembalap mereka yang mengandalkan kombinasi pengalaman dan potensi besar dari dua pebalap muda berbakat. Tim asal Belanda tersebut memutuskan untuk mempertahankan pebalap muda asal Prancis-Tiongkok, Enzo Deligny, yang akan menjalani musim keduanya bersama skuad ini. Keputusan strategis ini diambil menyusul evaluasi performa musim sebelumnya, di mana VAR ingin membangun fondasi yang lebih stabil untuk meraih hasil yang lebih konsisten di barisan depan.
Selain mempertahankan Deligny, VAR juga mendatangkan amunisi baru yang tidak kalah kompetitif dengan merekrut Yevan David. Pebalap asal Sri Lanka tersebut memutuskan untuk menyeberang dari tim AIX Racing—yang kini telah diakuisisi oleh operasi LN4 Fusion yang didukung oleh Lando Norris. Langkah perpindahan ini dinilai sebagai keputusan krusial bagi David untuk mendapatkan lingkungan teknis yang lebih mapan demi mendongkrak performanya di kejuaraan balap mobil single-seater level junior paling kompetitif di dunia.
Bagi Enzo Deligny, musim 2027 akan menjadi kesempatan emas untuk membuktikan kapasitasnya secara utuh setelah mengalami musim debut yang naik turun di ajang FIA F3. Meski sempat mencuri perhatian publik lewat raihan podium pada balapan sprint debutnya di Melbourne, Deligny harus puas finis di peringkat ke-16 klasemen akhir akibat kesulitan mendulang poin secara konsisten di paruh kedua musim. Namun, stabilitas yang ditawarkan oleh VAR memberikan optimisme tersendiri bagi sang pebalap untuk mengulang grafik peningkatan performa yang pernah ia tunjukkan saat tampil di ajang Formula Regional European Championship (FREC) pada masa lalu.
"Saya benar-benar tidak sabar untuk memulai tahun depan bersama-sama dan menunjukkan apa yang bisa kita capai. Memiliki stabilitas dengan bertahan di tim hebat ini akan membantu saya tampil lebih baik tahun depan. Saya tidak sabar," ujar Deligny mengungkapkan antusiasmenya terhadap perpanjangan kontrak tersebut. Ia juga menyoroti adanya hubungan yang kuat dengan para anggota tim, yang membuatnya langsung merasa sangat nyaman sejak pertama kali bergabung dan beradaptasi dengan atmosfer garasi VAR.
Sementara itu, Yevan David menghadapi tantangan adaptasi yang cukup berat pada tahun debutnya di F3 bersama AIX Racing yang kala itu memiliki keterbatasan finansial. Kendati demikian, pebalap muda berbakat ini berhasil membalikkan keadaan di paruh kedua musim berkat penampilan konsisten dan manuver-manuver briliannya, termasuk finis gemilang di posisi keempat pada balapan sprint maupun feature race di Sirkuit Monza setelah melakukan aksi overtake luar biasa dari posisi start yang kurang menguntungkan.
Baca Juga Liam Lawson Ubah Target F1: Tak Lagi Terpaku pada Red Bull"Melangkah ke VAR untuk musim FIA F3 2027 terasa seperti langkah yang tepat di waktu yang tepat. Tim kepemimpinan memiliki visi yang jelas, pengalaman terbukti, dan pola pikir kompetitif yang sesuai dengan cara saya ingin beroperasi," tutur Yevan David mengenai kepindahannya. Ia menambahkan bahwa dirinya sangat antusias untuk belajar, berkontribusi pada budaya tim, dan menguji kemampuan dirinya menghadapi persaingan paling ketat di level junior.
Kepala Tim VAR, Brad Joyce, menyambut baik kedatangan dan keputusan para pebalapnya untuk memperkuat skuad dalam menatap kalender balap musim 2027. Dengan komposisi pebalap yang kini jauh lebih matang secara pengalaman teknis dan mentalitas bertarung, Van Amersfoort Racing memasang target tinggi untuk menjadi salah satu kekuatan dominan di barisan depan grid FIA Formula 3 dan konsisten bertarung perebutan podium tertinggi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!