Lebak, Nusantara Media – Liburan ke Pantai Ciantir, Desa Wisata Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, berubah menjadi duka bagi Seorang wisatawan berusia 20 tahun meninggal dunia setelah terseret arus kuat di zona berbahaya Pantai Ciantir, Desa Wisata Sawarna, Kabupaten Lebak. Kejadian ini terjadi meski petugas BALAWISTA telah memberikan imbauan keras dan rambu peringatan sudah terpasang.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Empat orang dari rombongan wisatawan berjumlah 14 orang tersebut nekat berenang dan bermain air di area yang termasuk zona berbahaya. Padahal, di lokasi sudah terpasang rambu-rambu peringatan larangan berenang serta bendera bahaya.

Petugas lifeguard BALAWISTA Sawarna sebelumnya telah secara aktif memberikan imbauan dan arahan agar para wisatawan tidak memasuki area tersebut. Namun, imbauan tersebut diabaikan oleh keempat wisatawan.

- Advertisement -

Tak lama kemudian, keempat orang itu terseret arus laut yang kuat. Petugas lifeguard yang sedang bertugas langsung bertindak sigap melakukan upaya penyelamatan. Seluruh korban berhasil dievakuasi dari laut.

Sayangnya, satu orang korban dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat. Berdasarkan hasil penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Identitas Korban Meninggal Dunia:

  • Nama : Hafiz
  • Umur : 20 tahun
  • Agama : Islam
  • Alamat : Kp. PCI, Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang

Am.erwin komarasukma Ketua BALAWISTA Sawarna menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini dan kembali mengingatkan kepada seluruh wisatawan untuk selalu mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di pantai yang memiliki ombak dan arus cukup kuat seperti Pantai Ciantir.

Pantai Ciantir di Desa Sawarna memang dikenal memiliki keindahan alam yang memukau, namun juga memiliki zona-zona dengan arus rip current yang berbahaya. Pengunjung diimbau untuk selalu bermain di area yang telah ditentukan dan tidak mengabaikan peringatan keselamatan.