Tim independen Go Eleven yang dipimpin oleh Gianni Ramello telah mengonfirmasi langkah besar untuk kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) musim 2027. Skuad yang berbasis di Italia ini dipastikan akan menurunkan dua motor Ducati Panigale V4R sekaligus, sebuah pencapaian yang telah lama dirintis oleh manajemen tim setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan satu pembalap di grid.
Sejak pertama kali bermitra dengan pabrikan Borgo Panigale pada tahun 2019, skuad milik Gianni Ramello ini menjelma menjadi salah satu kekuatan kompetitif di paddock. Mereka sukses merengkuh sejumlah kemenangan bersama pembalap-pembalap tangguh seperti Michael Ruben Rinaldi dan Andrea Iannone. Konsistensi performa tersebut juga ditegaskan oleh Lorenzo Baldassarri, di mana pembalap berusia 29 tahun itu tampil impresif dan mengamankan posisi keenam dalam klasemen akhir kejuaraan dunia setelah melahap 36 balapan yang menantang.
Keinginan untuk memperluas operasional menjadi dua pembalap sebenarnya telah diupayakan oleh manajemen sejak lama. Namun, rencana tersebut membutuhkan suntikan dana segar sekitar 750.000 euro. Angka ini sebenarnya lebih rendah dari estimasi normal sebesar satu juta euro, mengingat Ducati hanya memberikan pembaruan pada sektor mesin dan lengan ayun untuk musim 2027, sementara stok suku cadang tim sudah berada dalam kondisi yang sangat mapan.
Jalan menuju ekspripsi tim terbuka lebar berkat peningkatan dukungan dari perusahaan makanan ringan Pata. Pimpinan perusahaan tersebut, Remo Gobbi, yang telah bergabung sebagai sponsor sejak pertengahan tahun 2024 dan memperkuat dukungannya pada tahun berikutnya, memutuskan untuk melipatgandakan investasinya. Komitmen finansial dari tokoh penting di paddock WSBK ini menjadi katalisator utama bagi Go Eleven untuk merealisasikan mimpi mereka menurunkan dua pembalap.
Baca Juga Bulega Pimpin Dominasi Ducati di Latihan Jumat Jerez WorldSBK 2026Kendati demikian, tantangan sempat hadir dari aspek regulasi grid dan jatah tempat start yang dikelola oleh promotor Liberty. Anggaran yang dialokasikan sebelumnya hanya dirancang untuk mengakomodasi 22 motor. Peluang emas akhirnya muncul ketika tim asal Jerman, MGM Ducati, memutuskan mundur akibat kendala finansial, sementara Marc VDS tetap bertahan dengan satu motor dan pabrikan asal Tiongkok, CF Moto, menunda debut mereka hingga setelah jeda musim panas 2027.
Bagi tim independen, kepastian mendapatkan status start utama sangat krusial demi menghindari beban biaya logistik yang masif. Tanpa status tersebut, tim harus menanggung sendiri biaya pengiriman udara lintas benua yang bisa mencapai angka ratusan ribu euro per pembalap untuk seri-seri luar negeri. Dengan kepastian resmi yang diumumkan melalui kanal video tim, Go Eleven kini menatap musim 2027 dengan fondasi yang jauh lebih kokoh.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!