Luca Marini dipastikan akan menjadi satu-satunya perwakilan pabrikan asal Jepang tersebut pada balapan akhir pekan ini di Sirkuit Phillip Island. Situasi pelik ini terjadi menyusul kondisi rekan setimnya di Repsol Joan Mir yang masih belum dinyatakan layak secara medis untuk kembali mengaspal di lintasan balap kelas premier.

Masalah yang dihadapi skuad pimpinan Alberto Puig ini semakin runyam karena seluruh jajaran pembalap penguji mereka juga sedang menepi akibat cedera masing-masing yang cukup serius. Joan Mir kini tercatat telah absen dalam empat balapan secara beruntun saat ia terus berjuang untuk menemukan akar permasalahan serta solusi atas gangguan kelelahan kronis yang terus mendera fisik sang juara dunia MotoGP 2020 tersebut.

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada hari Rabu, pihak tim memberikan penjelasan terkait kondisi terkini sang pembalap andalan mereka. Joan Mir dan tim medisnya bekerja keras untuk mengembalikan nomor 36 ke sirkuit, namun menilai GP Australia di Phillip Island terlalu dini dan akan terus memantau perkembangannya lebih lanjut menjelang seri-seri berikutnya musim ini.

- Advertisement -
Advertisement

Rentetan ujian berat ini menandai kelanjutan dari kesialan beruntun yang dialami pabrikan sayap tunggal tersebut terkait masalah fisik dan cedera para pebalapnya. Sebelumnya, Joan Mir pertama kali digantikan pada GP Austria bulan lalu oleh pebalap penguji, namun situasi justru semakin memburuk ketika bencana menimpa para pengganti di seri-seri berikutnya akibat insiden kecelakaan di lintasan.

Baca Juga Alex Marquez Sebut Marc Marquez Butuh Trik Khusus Rebut Juara

Regulasi kejuaraan dunia balap motor grand prix sebenarnya mewajibkan tim untuk menurunkan pebalap pengganti apabila rentang waktu antara pebalap utama yang dinyatakan tidak fit hingga seri berikutnya lebih dari sepuluh hari. Kendati demikian, tuntutan fisik yang semakin ekstrem dari format balapan modern dengan adanya sesi sprint membuat tingkat cedera meningkat drastis, sehingga penegakan aturan tersebut kerap mengalami kelonggaran di lapangan.