Banten, Nusantara Media - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam penanganan insiden kebakaran KMP Batumandi di perairan Selat Sunda. Pemerintah Provinsi Banten terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat dan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang komprehensif, cepat, dan tepat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai peninjauan kondisi para penyintas di titik evakuasi Mal Sosoro, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak. Gubernur Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan kemudian menghadiri rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Kantor ASDP Merak untuk menyinergikan langkah-langkah penanganan pascainsiden maritim ini.

Rapat koordinasi lintas instansi tersebut melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Basarnas, unsur TNI dan Polri, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta Jasa Raharja. Sinergi ini difokuskan pada percepatan evakuasi lanjutan, pemulihan layanan operasional penyeberangan, serta investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab insiden secara transparan dan akuntabel sesuai regulasi.

- Advertisement -
Advertisement

Berdasarkan data resmi dari PT ASDP, seluruh penumpang yang berjumlah 420 orang beserta 40 kru kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dari total manifes tersebut, tercatat 393 penumpang berada di dalam kendaraan dan 27 orang merupakan pejalan kaki, serta membawa 89 unit kendaraan bermotor yang turut dievakuasi keluar dari kapal naas tersebut.

Terkait korban luka, sebanyak 16 orang telah mendapatkan penanganan medis darurat secara sigap oleh tim kesehatan gabungan. Rinciannya meliputi 11 orang yang dirawat di Puskesmas Pulomerak dan lima orang mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Krakatau Medika. Pihak manajemen ASDP juga turut memfasilitasi proses kepulangan para penumpang yang terdampak musibah ini.

Baca Juga Tragedi Banjir Bandang Hanyutkan Mahasiswa KKN UIN Walisongo di Sungai Genting Kendal

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyatakan bahwa fokus utama institusinya saat ini adalah pemulihan kelancaran operasional pelabuhan serta pemenuhan seluruh hak dan kebutuhan penumpang. Pihaknya bersama Jasa Raharja juga tengah melakukan pendataan komprehensif terkait kerugian materiel yang dialami para pengguna jasa penyeberangan.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana memastikan jajarannya turut memberikan pelayanan khusus bagi masyarakat yang kehilangan dokumen atau surat-surat berharga di dalam kapal. Polres Cilegon memfasilitasi penerbitan surat keterangan kehilangan untuk SIM, KTP, paspor, dan dokumen penting lainnya guna meringankan beban administratif para korban pascakejadian darurat tersebut.

NoNama KorbanUsiaJenis KelaminAsal Daerah
1Aditya Yudistira28 tahunLaki-lakiPalembang
2Nopriansyah39 tahunLaki-lakiPalembang
3Zulkarnaeni71 tahunLaki-lakiSolok, Sumatera Barat
4Sofinar64 tahunPerempuanSolok, Sumatera Barat
5Irine Eka sandi54 tahunPerempuanBandar Lampung
6Dini Rahayu Lestari28 tahunPerempuanBandar Lampung
7Nadya Rana Hanum28 tahunPerempuanBandar Lampung
8Adhiguna Panji Laksamana30 tahunLaki-lakiLampung
9Rayyandra Harith Adyatma1 tahunLaki-lakiLampung
10Hendriansyah56 tahunLaki-lakiPrabumulih
11Syahrul Amin37 tahunLaki-lakiJakarta
12Siti Homsiah55 tahunPerempuanBandar Lampung
13Herman Suyari57 tahunLaki-lakiBandar Lampung
14Vita Oktaviani31 tahunPerempuanPalembang
15Baihaqi Khaizar2 tahunLaki-lakiBukittinggi
16Hutrisia Nur Afifah Zahra30 tahunPerempuanBukittinggi
17Emma Syaftrisia56 tahunPerempuanBukittinggi