Pekan balap MotoGP berlanjut ke Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah akhir pekan yang kurang ideal di Phillip Island, Australia. Fabio Di Giannantonio sebelumnya berhasil mengamankan podium ketiga pada sesi sprint, namun rasa kecewa menyelimuti paddock setelah balapan utama hari Minggu terpaksa dibatalkan akibat pertimbangan cuaca dan keselamatan yang ketat.
Pembalap tim VR46 tersebut menyayangkan pembatalan balapan utama di Australia, mengingat antusiasme penonton yang sangat tinggi di Sirkuit Phillip Island. Menurutnya, meskipun kondisi cuaca diprediksi ekstrem, pengecekan yang dilakukan saat parade menunjukkan lintasan sebenarnya masih dalam batas aman untuk dilalui meskipun selalu ada risiko tersendiri di sirkuit tepi laut tersebut.
Memasuki seri di Sepang, para pembalap dihadapkan pada situasi teknis yang berbeda karena pabrikan ban Michelin membawa spesifikasi ban yang tidak sama dengan data pengujian pramusim. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Di Giannantonio yang berharap set-up motornya tidak mengalami perubahan drastis demi mempertahankan ritme positif.
"Ini adalah ban yang berbeda dari tes. Saya harap kita tidak perlu membuang apa yang telah kita kerjakan dengan motor selama tes, karena perasaan kami di atas sepeda motor sangat baik," ujar Di Giannantonio mengenai adaptasi ban baru di Sepang.
Baca Juga Marini: Tumbuh di Bayang-Bayang Kesuksesan Valentino Rossi Jadi InspirasiSelain masalah ban, faktor cuaca tropis Malaysia yang kerap berubah-ubah juga diprediksi bakal mengancam efektivitas data yang telah dikumpulkan tim sejak tes Februari lalu. Meski demikian, persaingan di paruh akhir musim ini semakin ketat, terutama dalam perebutan gelar juara dunia antara para pabrikan utama seperti Ducati dan Aprilia yang menunjukkan performa kompetitif di berbagai tipe sirkuit.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!