Hanya berselang beberapa hari setelah pengumuman resmi mengenai kembalinya ajang balap jet darat ke benua Afrika, komunitas dunia maya langsung dihebohkan oleh kreativitas luar biasa dari seorang penggemar berat balap mobil. Seorang kreator modifikasi permainan video yang dikenal dengan nama alias Nukedrop, yang aslinya bernama Tyrone Hesbrook, berhasil merekonstruksi sirkuit masa depan Rwanda ke dalam platform simulasi balap populer Assetto Corsa hanya dalam kurun waktu 24 jam setelah teaser perdana dirilis ke publik.
Rekaman video dari kamera on-board yang memperlihatkan simulasi lintasan tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial setelah akun pemerhati balap asal Spanyol, Nachez, membagikannya di platform X. Video layar tersebut sukses menyedot perhatian ribuan penonton setelah sebelumnya pertama kali muncul di komunitas diskusi daring Reddit, membuktikan betapa besar antusiasme publik menyambut kembalinya Formula 1 ke tanah Afrika setelah sekian dekade lamanya absen.
Dalam proses pembuatan modifikasi tersebut, sang kreator memanfaatkan satu-satunya gambar pratinjau resmi yang dirilis oleh pihak penyelenggara. Dengan memadukan latar belakang bandara yang terlihat pada render resmi dengan citra satelit serta data elevasi kontur tanah asli di wilayah sekitar, ia mencoba menerka bentuk lintasan yang mungkin akan digunakan oleh para pembalap profesional di masa mendatang. Simulasi ini menampilkan sebuah mobil Ferrari yang identik dengan corak warna merah-putih serta mengusung nomor kebesaran 44, lengkap dengan helm kuning khas milik sang juara dunia tujuh kali yang tampak samar di balik kokpit saat melibas tikungan di bawah jembatan.
Meskipun hasil karya ini memicu antusiasme tinggi di kalangan para pecinta gim simulasi, berbagai pihak tetap mengingatkan bahwa layout lintasan ini murni merupakan hasil spekulasi edukatif dan tebakan hobi berdasarkan informasi yang sangat terbatas. Panjang lintasan buatan penggemar ini tercatat sekitar 4,65 kilometer, yang mana masih terpaut cukup jauh dari perkiraan desain resmi yang dikabarkan akan memiliki panjang total sekitar 6 kilometer dengan karakter 17 tikungan yang mengalir secara berlawanan arah jarum jam.
Baca Juga George Russell Siap Hadapi Penalti Mesin F1 di Las VegasPerbedaan signifikan juga terlihat dari aspek variasi ketinggian tanah yang dilalui oleh sirkuit tersebut. Sementara perhitungan teknis menunjukkan potensi akumulasi pendakian vertikal yang cukup masif di lokasi pembangunan aslinya di kawasan Bugesera, versi buatan penggemar ini baru merepresentasikan sebagian kecil dari dinamika topografi naik turun yang sesungguhnya. Proyek pembangunan sirkuit yang sebenarnya saat ini sedang dikerjakan secara kolaboratif oleh biro desain ternama WurzDesign bersama Tilke Engineering di selatan ibu kota Kigali, dengan target penyelesaian yang disesuaikan dengan operasional bandara baru pada tahun 2028 mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!