George Russell memilih menunda penalti mesin Formula 1 hingga Mercedes memperkenalkan unit daya yang telah ditingkatkan. Pembalap Inggris itu mengonfirmasi bahwa ia akan menjalani hukuman turun grid ketika pabrikan Jerman tersebut meluncurkan pembaruan mesin yang dijadwalkan pada akhir Oktober, kemungkinan di Grand Prix Austin atau Mexico City.

Keputusan ini diambil setelah rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, lebih dulu menerima penalti di Monza akhir pekan lalu. Antonelli, yang start dari posisi ke-19, tampil impresif dan berhasil memenangi balapan secara dramatis. Namun, Russell memilih strategi berbeda dengan menunggu pembaruan mesin sebelum menerima hukuman.

“Kami menunggu untuk mengambil penalti saya bersamaan dengan upgrade ADUO,” ujar Russell. “Jika saya mengambilnya di Monza, saya harus mengambilnya lagi. Jadi tidak masuk akal bagi saya.”

- Advertisement -
Advertisement

Mercedes memang diizinkan melakukan pembaruan mesin melalui sistem Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO), yang didasarkan pada performa mesin pembakaran internal. Meski dianggap memiliki unit daya terbaik, Mercedes tetap mendapat kesempatan untuk meningkatkan performa. Sebaliknya, Red Bull Ford yang dinilai sebagai mesin teratas justru tidak dapat melakukan upgrade.

Antonelli juga akan menerima penalti saat Mercedes memperkenalkan unit daya baru. Namun, karena ia telah melampaui alokasi komponen, hukuman yang diterimanya hanya berupa penurunan lima posisi per komponen baru, bukan 10 posisi seperti sebelumnya. “Jadi kami mengganti semuanya sekarang untuk menghindari masalah di kemudian hari,” jelas Antonelli di Monza. “Dan, seperti yang saya katakan sebelumnya, ini adalah trek terbaik untuk melakukannya.”

Baca Juga Vowles Akui Cemas Kehilangan Sainz dan Albon di Tengah Krisis Williams

Sementara itu, tim seperti Ferrari telah memperkenalkan dua upgrade mesin musim ini, sedangkan Mercedes hanya diizinkan satu. Russell pun memperkirakan urutan kompetitif akan berubah secara “sangat menarik” ketika Silver Arrow akhirnya diperbarui. “Saya tidak berpikir, sebagai tim, kami dalam ancaman. Dan saya pikir akan sangat menarik ketika kami membawa upgrade kami,” tambahnya.

Dengan jadwal pembaruan yang semakin dekat, langkah Mercedes dan Russell akan menjadi sorotan. Strategi penalti ini tidak hanya memengaruhi performa jangka pendek, tetapi juga ambisi tim dalam mengejar gelar juara dunia musim ini.