Fabio di Giannantonio, pembalap VR46, menjadi satu-satunya rider di enam besar klasemen MotoGP yang selalu mencetak poin di 13 balapan sejauh ini. Namun, konsistensi itu belum cukup membuatnya merasa sempurna. Menjelang GP Misano, ia mengakui masih ada celah dalam performanya.
Musim ini, Fabio di Giannantonio telah mengoleksi delapan podium, termasuk kemenangan di Catalunya. Sayangnya, statusnya sebagai rider Ducati terdepan direbut oleh Marc Marquez di Jerman. Kini, di Giannantonio berada di peringkat keempat klasemen, terpaut 48 poin dari pemuncak, Jorge Martin.
“Saya masih merasa belum lengkap, mungkin saya tidak akan pernah merasa lengkap. Tapi saya harus terus berkembang,” ujarnya di Misano, Kamis (5/9). “Jika Anda lihat akhir pekan saya, saya konsisten, tapi belum pernah ada kualifikasi sempurna, Sprint sempurna, dan balapan sempurna tanpa kesalahan.”
Di Giannantonio lantas memuji Marc Marquez sebagai pembalap yang mampu memaksimalkan setiap peluang. “Marc sangat mampu melakukan itu. Dia luar biasa. Ketika harus melakukannya, dia melakukannya. Itu hal yang harus saya pelajari dan tingkatkan.”
Marquez sendiri telah tiga kali meraih kemenangan ganda (Sprint dan GP) musim ini, sementara Jorge Martin menjadi satu-satunya rider lain yang menyapu bersih dua balapan di Le Mans. Meski begitu, di Giannantonio sadar bahwa kadang bijak mengambil poin lebih penting daripada memaksakan diri.
Baca Juga Zarco Gembleng Fisik Bareng Bintang Dakar Jelang Comeback MotoGP“Terkadang tidak mudah, tapi kita harus pintar. Dengan 44 balapan, Anda harus cerdas jika ingin berada di papan atas. Anda bisa mencoba menjadi superhero, tapi terkadang terlalu berisiko. Terutama ketika sudah melewati pertengahan musim, setiap poin sangat berharga. Risiko untuk menang atau podium masih oke, tapi tidak untuk memperebutkan posisi enam atau tujuh.”
Selain di Giannantonio, hanya Raul Fernandez (ketujuh) dan Luca Marini (kesebelas) yang selalu mencetak poin di 13 putaran. Konsistensi ini menjadi modal berharga bagi di Giannantonio untuk terus bersaing di jajaran elit MotoGP.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!