CEO Aprilia Massimo Rivola meragukan pandangan yang menyebutkan bahwa pembatalan Grand Prix Australia memberikan keuntungan besar bagi peluang perebutan gelar juara dunia Jorge Martin. Keputusan kontroversial harus diambil oleh pihak penyelenggara pada hari Minggu di Sirkuit Phillip Island setelah kondisi cuaca buruk dan masalah jarak pandang yang sangat buruk memaksa mereka membatalkan balapan utama akhir pekan tersebut demi keselamatan para pembalap.
Situasi pelik ini membuat selisih poin di klasemen sementara kejuaraan tetap bertahan di angka 10 poin menyusul hasil balapan sprint yang dihelat sehari sebelumnya. Sebelumnya, Martin dijadwalkan bakal absen dari balapan hari Minggu akibat mengalami cedera retak pergelangan tangan usai menderita kecelakaan parah, sebuah insiden yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Marc Marquez untuk memperlebar keunggulan poinnya secara signifikan di barisan terdepan klasemen.
Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di paddock, Massimo Rivola dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah pembatalan ini benar-benar membawa dampak positif atau justru merugikan sang pembalap. Berdasarkan hasil pemindaian medis lanjutan pada cedera yang dialaminya, Martin saat ini tengah memasang target ambisius untuk bisa segera melakukan comeback pada seri balapan berikutnya akhir pekan depan di Grand Prix Malaysia.
Kendati demikian, situasi di kalender balap musim ini masih menyisakan tanda tanya besar mengingat masih ada ketidakpastian tinggi mengenai status penyelenggaraan Grand Prix Qatar yang dijadwalkan berlangsung tepat pada pekan berikutnya setelah seri Malaysia. Dilansir dari Crash.net, Rivola mengungkapkan pandangannya terkait dinamika regulasi dan situasi operasional yang harus dihadapi oleh seluruh tim peserta di tengah kalender yang semakin padat dan penuh tantangan ini.
"On the one hand, there's much more to say; on the other, we simply do what we're told," ujar Rivola pada hari Minggu. "We do this job because we're passionate about it. If the organiser tells us that the conditions are right for us to compete from a safety standpoint, we simply do it. We're not in a position to say, 'I'm not going'. So far, there's no reason not to. Maybe tomorrow we'll wake up, and the situation will change, but not today. Right now, we believe there are four races ahead. I don't know if that's good or bad for Jorge, because if he's not physically fit, it's not good. But it's not up to us to decide that."
Baca Juga Alasan Rafael Camara Jadi Pilihan Utama Haas F1 Musim 2027Meskipun Martin dipastikan akan tetap melakukan perjalanan menuju Sirkuit Sepang guna menjalani pemeriksaan medis menyeluruh guna menilai tingkat kebugaran fisiknya, bos Aprilia tersebut secara realistis menilai bahwa akan sangat sulit bagi sang pembalap untuk bisa langsung turun ke lintasan balap secara kompetitif. Ia menambahkan bahwa dirinya sangat berharap kisah perjalanan tim musim ini dapat berakhir dengan cara terbaik tatkala sang pembalap andalan sudah kembali berada dalam kondisi fisik yang prima seratus persen.
"Yesterday he put on an incredible show. We saw the real Jorge, and I think he had a chance to win the race. But we can say that sometimes bad things happen. We haven't had much luck with him, but we certainly won't give up until this is over," pungkas Rivola menutup analisis tajamnya mengenai performa sang pembalap dan lika-liku perjuangan tim sepanjang paruh kedua musim kompetisi MotoGP tahun ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!