Akhir pekan balapan di Circuit of The Americas sempat menjanjikan awal yang luar biasa bagi Scuderia Ferrari, namun berakhir dengan tanda tanya besar. Setelah mendominasi sesi latihan bebas Grand Prix Amerika Serikat, tim berlogo Kuda Jingkrak tersebut justru mengalami penurunan performa yang drastis pada sesi kualifikasi yang krusial. Hasil ini memaksa para pembalap mereka harus puas memulai balapan hari Minggu dari posisi start baris kedua dan ketiga di Austin.

Charles Leclerc dan Lewis Hamilton tampil sebagai protagonis utama sepanjang sesi latihan. Leclerc mendominasi dua sesi hari Jumat, sementara Hamilton berhasil merebut posisi teratas pada latihan bebas terakhir hari Sabtu pagi. Bahkan, awal sesi kualifikasi tampak berjalan sesuai rencana sebelum akhirnya mereka kehilangan kecepatan kompetitif di segmen penutup Q3, membuat kedua pembalap kebingungan mencari akar permasalahan.

Menanggapi hasil mengecewakan tersebut, Lewis Hamilton memberikan penjelasan teknis kepada media mengenai apa yang terjadi di atas lintasan. Mantan juara dunia tersebut menegaskan bahwa tidak ada kesalahan besar ataupun perubahan ekstrem pada set-up mobil yang dilakukan tim antara sesi latihan dan kualifikasi. Mobil pada dasarnya masih terasa sangat kompetitif dan nyaman dikendarai seperti saat sesi latihan bebas sebelumnya.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam keterangannya usai sesi, Hamilton mengungkapkan, Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik semalam, mobil terasa sangat baik di FP3 dan kompetitif. Kemudian Q1 dan Q2, keduanya terasa sangat kuat, terasa seperti kami berada tepat di dalam pertarungan. Mobil itu sama bagusnya dan kami tidak membuat perubahan apa pun. Bukan berarti mobilnya terbalik atau semacamnya di Q3; itu adalah putaran yang benar-benar bagus. Tapi entah bagaimana orang-orang itu mengambil langkah maju.

Masalah utama yang terus berulang bagi skuad asal Maranello ini adalah kelemahan kecepatan di trek lurus. Lintasan lurus sepanjang satu kilometer yang terletak di antara Tikungan 11 dan 12 kembali menjadi momok menakutkan bagi performa keseluruhan mobil Ferrari. Hamilton secara terbuka menyoroti defisit tenaga mesin yang masih tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan para rival terdekat mereka di grid.

Jelas bahwa defisit tenaga masih signifikan, tambah Hamilton menjelaskan situasi teknis timnya. Dan saya pikir mobil kami jelas sama baiknya dengan mereka mungkin di tikungan-tikungan, tetapi kami kehilangan waktu itu di lintasan lurus.

Baca Juga Sirkuit F1 GP Afrika di Rwanda Dijanjikan Hadirkan Pertarungan Sengit

Sementara itu, kondisi cuaca di sirkuit berubah dengan cepat sepanjang sesi kualifikasi berlangsung, di mana hembusan angin mulai kencang pada segmen terakhir. Kendati demikian, Prinsipal Tim Ferrari, Fred Vasseur, secara tegas menolak untuk menjadikan faktor cuaca berangin sebagai kambing hitam atas kegagalan meraih posisi start terdepan di Austin.

Vasseur menegaskan bahwa potensi mobil sebenarnya sudah terlihat jelas sejak awal akhir pekan. Kami memiliki kecepatan yang baik di semua latihan bebas, dan sampai tikungan terakhir, kami berjuang untuk meraih pole, dan yah, itu adalah bagian dari permainan, ujar Vasseur kepada awak media.

Menolak alasan angin, Vasseur menambahkan bahwa Ferrari harus instrospeksi diri dan tampil lebih baik. Kita tidak bisa mengeluh tentang angin; itu omong kosong. Saya pikir kita harus melakukan pekerjaan yang lebih baik pada putaran terakhir karena kita memiliki potensi untuk berada setidaknya di barisan depan.