Isack Hadjar memberikan kabar terbaru mengenai kondisi cedera pergelangan tangannya menjelang rencana kembalinya ke ajang Formula 1 pada Grand Prix Italia akhir pekan ini.

Pembalap Red Bull itu dipaksa absen di Grand Prix Belanda setelah mengalami retak kecil pada tulang pergelangan tangan saat menjalani latihan rutin menjelang balapan. Akibatnya, Liam Lawson naik kelas untuk membela Racing Bulls akhir pekan itu dan menjadi tandem Max Verstappen, sementara Yuki Tsunoda kembali ke F1 untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Lawson.

Dengan dimulainya rangkaian double-header yang mencakup Grand Prix Italia dan Spanyol, Red Bull membagikan perkembangan kondisi pembalap asal Prancis tersebut melalui media sosial. Hadjar mengaku ini adalah cedera pertamanya sepanjang karier, dan ia merasa aneh harus menepi dari lintasan.

- Advertisement -
Advertisement

"Sebenarnya, ini cedera pertamaku sepanjang hidupku, karier, apa pun itu; jadi rasanya aneh berada di bangku cadangan," ujar Hadjar. "Aku tidak senang, tentu saja, baik untukku maupun tim. Aku ingin berada di sana setiap lap."

Menunjuk pada perban di pergelangan tangannya, Hadjar menambahkan, "Kamu lihat di ruang ini, di situlah aku cedera. Tidak bengkak, itu sangat bagus; ini tanda yang baik. Jadi penyembuhannya cepat. Setiap hari, mobilitasku bertambah, dan aku berharap bisa tampil di Monza."

Baca Juga Honda Targetkan Kembali Kompetitif di F1 pada 2027-2028

Dalam video tersebut, terlihat hubungan erat Hadjar dengan para insinyurnya, dengan sorakan "Kamu selalu hebat" dan guyonan bahwa ia "hanya ingin libur seminggu lagi". Dikabarkan bahwa Red Bull akan memberikan Hadjar waktu sebanyak mungkin untuk pulih, dengan Rabu diyakini sebagai batas akhir keputusan untuk Monza.

Jika Hadjar gagal melewati tes kebugaran yang disiapkan Red Bull, kemungkinan besar duet Zandvoort akan dipertahankan untuk pekan berikutnya. Situasi ini menjadi ujian bagi kedalaman skuat Red Bull di tengah persaingan ketat musim ini.